Fredy Thie: “Partai Golkar itu Partai Besar Tidak Bisa Dibeli” Catat Itu!

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Fredy Thie bakal calon bupati Kaimana dari partai Demokrat, akhirnya meluruskan nada sumbang bahwa, partai Demokrat main potong ditengah jalan dan main potong di tikungan.

Fredy Thie-Hasbullah Furuada ketika diarak dari Bandara Utarom menuju Taman Kota Kaimana

Menurutnya, partai Golkar adalah partai yang besar dan tidak bisa dibeli oleh siapapun. Hal ini disampaikan di taman kota Kaimana, Senin (27/7) usai penjemputan dirinya oleh massa simpatisan dan partai koalisi Demokrat di Bandara Utarom Kaimana.

“ Kalau ada yang bilang bahwa kita ini main potong di jalan, main potong di tikungan, itu tidak benar. Sekali saya tegaskan bahwa itu tidak benar. Karena kita berdua mengikuti mekanisme dari tingkat Kabupaten, tingkat Provinsi sampai tingkat Pusat. Tapi ada yang bilang potong ditikungan dan itu tidak benar,” ungkapnya didampingi oleh seluruh pimpinan partai koalisi di pelataran reklamasi taman kota Kaimana.

Dirinya juga menegaskan bahwa mekanisme untuk sampai pada rekomendasi masih tetap berjalan, dan belum ada rekomendasi dari partai Golkar untuk pasangan calon kepala daerah Kaimana.

“ Partai Golkar itu partai besar, dan bukan partai yang bisa dibeli. Tolong ini dicatat, supaya jelas. Kalau ada yang bilang kita main potong dijalan, itu tidak benar. Yang ikut konvensi partai Golkar ada lima bakal calon yaitu; Fredy Thie-Hasbullah Furuada, Abdulrahim Furuada, Frans Amerbay, Mikhael Waita dan Ismail Sirfefa. Mekansime itu sementara berjalan.

Lanjut Pria yang kerap di sapa dengan ‘Kaibus’ ini, bahwa dirinya sangat optimis hasil survey nanti akan memenangkan pasangannya dan akan mendapatkan rekomendasi dari partai Golkar.

“ Rekomendasi diperkirakan akan diberikan pada awal Agustus. Jadi kalau ada orang yagn bilang bahwa kita potong ditikungan itu, tidak benar dan tolong diluruskan. Karena sampai hari ini, rekomendasi partai Golkar belum diberikan kepada siapapun. Kecuali surat tugas untuk saudara Abdulrahim Furuada, itu benar. Tapi dalam politik, orang bilang kita ini lari marathon. Mungkin pada saat dibuka itu ada didepan, tapi finish itu masih jauh. Jadi siapa yang punya nafas kuat, itu yang hebat. Jadi saya berharap kepada kita semua, untuk tetap kerja-kerja politik untuk kemenangan Fredy Thie-Hasbullah, supaya kaimana yang kita cintai ini ada perubahan. Perubahan harga mati,” tegasnya yang disambut dengan tepukan tangan dari ribuan massa yang memadati pelataran reklamasi taman kota Kaimana. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *