DKPP RI Akhirnya Menolak Seluruh Pengaduan Pengadu Laporan 165-PKE-DKPP/XI/2020

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipaua.com, -Setelah melakukan sidang pemberian keterangan di Sorong beberapa waktu yang lalu, oleh pihak pengadu, teradu dan juga sentra gakumdu Kabupaten Kaimana, atas laporan yang dilayangkan pasangan TERKABUL ke DKPP dengan Nomor Perkara: 165-PKE-DKPP/XI/2020, DKPP akhirnya menggelar sidang pembacaan putusan dugaan pelanggarankkode etik penyelenggara Pemilu pada Rabu (20/1) di Jakarta.

Sidang Pemeriksaan Awal Laporan 165 di Sorong Beberapa Waktu yang Lalu

Berdasarkan fakta persidangangan pemeriksaan awal oleh DKPP, maka DKPP berpendapat bahwa, sikap dan tindakan para teradu yakni, menerima laporan dugaan pelanggaran netralitas ASN dan laporan bukan pelanggaran pasal 71 ayaut 2, junto pasal 190 UU Nomor 1 Tahun 2015, dengan menempuh prosedur, melakukan klarifikasi untuk memastikan keterpenuhan syarat formil dan materil, membuat kajian awal, meregistrasi laporan serta melakukan klarifikasi terhadap pelapor, terlapor dan saksi-saksi, pihak terkait, serta mengumumkan hasil penanganan laporan, sudah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Kaimana saat Sidang Pemeriksaan Awal DKPP RI

Menurut DKPP, tindakan teradu selaku penyelenggara pemilu, terbukti telah bekerja secara professional, bertanggung jawab dan berkomitmen tinggi sesuai SOP, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. Para teradu juga tidak terbukti melanggar kode etik dan perilaku melanggar pemilu, sehignga dengan demikian maka dalil aduan pengadu tidak terbukti. Namun DKPP juga mengingatkan kemnali kepada teradu atau Bawaslu Kabupaten Kaimana, untuk menindak cepat dan menggunakan waktu secara efektif dalam menindaklanjuti status laporan pelanggaran netralitas ASN Nomor 24 dan seterusnya kepada KASN untuk mendapatkan kepsatian hukum dan menjaga kepercayaan public terhadap penyelenggara pemilu.

Sementara itu, menanggapi keputusan DKPP ini, Ketua Bawaslu Kabupaten Kaimana, Karolus Kopong Sabon, SE memberikan apresiasi yang tinggi untuk majelis Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia, karena telah memutuskan perkara dengan seadil-adilnya.

“Kami menyampaikan terimakasih dan juga apresiasi yang tinggai atas integritas dan professional DKPP dalam memutuskan perkara ini, dengan menolak dalil aduan pengadu secara keseluruhan. Dari putusan ini, maka keadilan dan kebenaran sudah termaterikan,” ungkapnya.

Dirinya juga berharap agar setelah ada putusan ini, maka sudah tidak ada lagi polemik yang berkembang di masyarakat, khususnya masyarakat di Kabupaten Kaimana.

“Kami berterimakasih sekali lagi, karena akhirnya persoalan ini bisa ada ujungnya, dan kita semua sudah tahu hasilnya yaitu DKPP menolak seluruh dalil aduan pengadu (TERKABUL). Sehingga kami berharap jangan ada lagi polemik yang berkembang di masyarakat terkait persoalan ini maupun tanggapan masyarakat terhadap kami Bawaslu Kaimana sebagai pengawas pemilu, karena kami terus dan terus berupaya untuk bekerja secara professional dan bertanggung jawab, dalam rangka menciptakan demokrasi yang bersih di Indonesia, khususnya di Kabupaten Kaimana,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *