Dewan dan Masyarakat Ancam Akan Tutup PT PAL Apabila Tidak Bangun Pabrik di Timika

Politik
Bagikan berita ini
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    8
    Shares

Timika,Honaipapua.com-, DPRD Mimika dan masyarakat Pemilik Hak Ulayat mengancam akan menutup perusahaan PT Pusaka Agro Lestari (PAL) apabila dalam tahun ini, tidak ada realisasi pembangunan pabrik kelapa sawit.

Anggota Komisi B DPRD Mimika M Nurman S Karupukaro, meminta kepada pihak PT. PAL, agar segera membangun pabrik pengolahan kelapa sawit, mengingat sudah ada yang dihasilkan dari penanaman tersebut, namun tidak dikelola menjadi minyak karena belum dibangun pabrik.

“Kami minta pembangunan pabrik kelapa sawit itu harus dibangun tahun ini. Karena jangan sampai terjadi seperti perusahan yang berada di Pronggo distrik Mimkka Barat Jauh,yang mengambil pasir besi disana dan meninggalkan kerusakan alam disana,” kata Nurman, saat dikutip disela-sela pertemuan dengan management PT PAL, Rabu (30/5/2018).

Ia menjelaskan, saat ini tanaman kelapa sawit telah menghasilkan buah, hanya saja hingga saat ini belum ada kejelasan kapan akan di produksi. Ia beranggapan jangan sampai terjadi seperti perusahan lain yang hanya mengeruk hasil hutan dan selanjutnya meninggalkan kerusakan pada alam dan lingkungan.

“Sudah terjadi banyak perusahaan yang masuk tapi tujuannya untuk mengambil hasil hutan dan pergi, jadi kami mengantisipasi hal itu,” Jelas Nurman.

Sementara itu, Kabid Perkebunan Farida Jamaluddin Dari dinas Pertanian dan Perkebunan Hortikultura (Distanbun) Kabupaten Mimika mengatakan, dirinya menilai laporan yang diberikan dari pihak PT.PAL kepada Distanbun setiap tahunnya sangat baik, hanya saja perlu direalisasikan dengan pembangunan Pabrik, sebab beberapa bulan kedepan apabila belum ada pembangunan maka pihak Distanbun akan melayangkan surat teguran.

“Kami menilai baik terkait pelaporan dari management PT PAL, cuma apabila belum dibangun pabrik maka kami akan berikan surat teguran,” kata Kabit Perkebunan Farida Jamaludian

Menanggapi pembangunan pabrik kelapa sawit. Kata General Manager PT PAL Amiruddin, dalam tahun ini tepatnya bulan September pihaknya akan merealisasikan pembangunan pabrik kelapa sawit, setelah adanya kerjasama dengan 4 investor.

Ia mengungkapkan, lokasinya telah ditentukan tinggal menunggu realisasinya dengan membutuhkan anggaran yang diperkirakan sebesar Rp. 100 Miliar.

“Kami ada menawarkan kepada banyak pihak untuk memasukkan investasi uang untuk membeli saham agar bisa mendapatkan dana 100 miliar untuk pembangunan pabrik,” kata Amiruddin. (tmk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *