Besok, KPU Akan Mengemukakan Penetapan Paslon Tanpa Kerumunan Massa

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Salah satu tahapan pilkada yang juga sangat penting adalah, penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Kaimana. Namun berbeda dengan yang terjadi di pilkada lima tahun yang lalu, kali ini, penetapan pasangan calon yang lolos, akan langsung diserahkan oleh KPU kepada masing-masing pasangan calon, dan tidak ada ruang untuk kerumunan massa.

Divisi Teknis KPU Kaimana, Dominika Hunga Andung

Hal ini diungkapkan oleh Divisi Teknis KPU Kaimana, Dominica Hunga Andung ketika dikonfirmasi di Kantor KPU Kaimana.

” Untuk penetapan pasangan calon ini, KPU akan melakukan pleno internal. Setelah ditetapkan pasangan tetap dalam pleno tersebut, KPU akan mengirimkan langsung hasil penetapan kepada masing-masing calon. Sehingga kita bisa menghindari kerumuman yang mungkin akan terjadi, pada saat pengumuman penetapan pasangan calon ini,” ungkapnya.

Dominika juga mengatakan bahwa, kesehatan masyarakat merupakan kunci pelaksanaan tahapan pemilu ditengah pandemi Covid-19 saat ini. “ Pelaksanaan pilkada tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena berada di masa pandemi Covid, dan mengharuskan kita semua menerapkan protokol kesehatan, termasuk kami di KPU Kaimana. Sehingga ini tetap akan menjadi perhatian kami, karena ini sudah diinstruksikan langsung oleh presiden beberapa waktu yang lalu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Kaimana, Karolus Kopong Sabon, SE ketika dikonfirmasi terkait hal ini menegaskan bahwa, perlu ada perhatian khusus dari semua pihak terkait penerapan protokol kesehatan.

“ Kami sudah menyurati KPU Kaimana untuk memilih alternatif-alternatif yang mungkin bisa dilakukan untuk menghindari kerumunan masa. Karena secara nasional juga Bawaslu RI sangat memperhatikan penerapan protokol kesehatan ini,” lanjutnya.

Karolus juga menegaskan bahwa, kerumunan massa atau pembatasan sosial berskala besar ini juga membutuhkan sinergitas antara seluruh pihak termasuk partai politik.

“ Hari ini kami sudah melakukan Rakor dan semua sudah sepakat agar di dua tahapan ini, yaitu, penetapan paslon dan pengundian nomor urut, harus dilakukan tanpa ada kerumunan masa. Sehingga kami berharap baik Paslon maupun partai pendukung harus memahami dan meminimalisir kerumunan massa pada dua tahapan yang akan dilaskanakan pada 23 dan 24 September besok,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *