Bawaslu Kaimana Minta Peran Tokoh Agama Sukseskan Pemilu 2019

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KAIMANA, Honaipapua.com,- Sebagai salah satu penyelenggara maka suksesnya pelaksanaan pemilihan umum tahun ini juga berada di pudak Bawaslu (Badan Pengawasan Pemilu), dalam hal ini berkaitan dengan pengawasan pemilu. Oleh karena itu, dukungan dan peran serta dari seluruh pihak, termasuk tokoh agama juga menjadi salah satu hal penting untuk mewudukan suksesnya pemilu tersebut.

Ketua Bawaslu Kaimana, Karolus Kopong Sabon, SE dalam pada saar rapat koordinasi kesiapan pemilu dengan stakeholder yang ada di Kabupaten Kaimana di rumah makan Belia, Sabtu (13/4) kemarin, mengatakan bahwa himbauan yang sejuk juga perlu disampaikan oleh tokoh-tokoh agama kepada seluruh umatnya.

“Kami berikan apresiasi yang tinggi kepada tokoh-tokoh agama, dan juga tokoh adat yang hari ini sudah bekesempatan hadir dalam kegiatan rakor ini. Kami berharap agar tokoh agama ini mereka bisa menyampaikan informasi kepada seluruh umatnya, baik umat muslim, umat Kristen dan Katholik sehingga partisipasi masyarakat pada saat pelaksanaan pemungutan suara ini bisa meningkat,” ungkapnya.

Karolus juga meminta kepada seluruh pihak termasuk penyelenggara sendiri untuk tetap memperhatikan salah satu hal penting yaitu pelaksanaan hari raya oleh umat Nasrani yang juga akan bersamaan dengan pelaksanaan pemungutan suara.

“Kami dari Bawaslu sudah memprediksikan bahwa kemungkinan besar rekapitulasi suara tidak hanya berakhir pada tanggal 17 April tetapi akan berlanjut sampai tanggal 18 April. Pada saat yang sama, ada saudara-saudara kita yang sedang merayakan hari raya Paskah. Oleh karena itu, mungkin ini juga akan menjadi perhatian kita semua, sehingga kiranya pelaskanaan tahapan pemilu ini juga tidak menggangu kegiatan keagamaan yang sedang dilaksanakan oleh umat Nasrani,” ujarnya.

Sementara itu, informasi yang kami dapatkan, dewan pastoral paroki St. Martinus Kaimana juga sudah mengadakan rapat terkait dengan pelaskanaan pemilu yang bertepatan dengan perayaan Paskah tersebut. Pihak gereja juga melalui imam usai ibadah Misa, akan memberikan pengumuman kepada seluruh umat Katolik baik yang ada di gereja paroki maupun gereja stasi, agar seluruh umat bisa datang ke TPS pada tanggal 17 April mendatang.

Hal yang sama pula sudah dilakukan oleh GPI yang juga sudah memberikan himbauan kepada seluruh jemaatnya, untuk tidak golput dan tidak menerima uang (politik uang) pasca bayar dan pra bayar. Begitu juga dengan umat muslim yang juga akan disuarakan oleh MUI Kabupaten Kaimana. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *