Bawaslu : ‘Jangan Paksa Kami Gunakan Kewenangan yang Sudah ada’

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Setelah mendapatkan alternative yang tepat dan setelah berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu tingkat atas, maka KPU Kaimana memutuskan untuk membatasi jumlah orang, pada saat pengundian nomor urut besok, Kamis (24/9). Pengundian nomor urut paslon akan dilaksanakan di ruang rapat KPU Kaimana, dengan hanya melibatkan enam orang yang diperkenankan masuk dalam ruang rapat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kaimana, Karolus Kopong Sabon, SE

Enam orang dari masing-masing paslon ini antara lain, dua orang pasangan calon, dua orang partai pendukung, dan dua orang dari LO. Sehingga hanya 12 orang yang diijinkan masuk pada saat pengambilan nomor urut pasangan calon. Hal ini diungkapkan Ketua KPU Kaimana, Kristianus Mathias Maturbongs ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (23/9).

Menurutnya, KPU juga mau mengikuti aturan yang sudah ada dari pemerintah pusat, sehingga seluruh tahapan pilkada tahun 2020 ini, harus mempertimbangkan protokol kesehatan. Sehingga pembatasan sosial berskala besar ini menjadi point utama yang harus dilakukan olkeh KPU Kaimana.

“Kemarin setelah mengikuti vicon dengan Kapolda Papua Barat, maka untuk menghindari kerumunan massa pada saat penarikan nomor urut, kami sudah memberitahukan kepada masing-masing paslon untuk hanya menghadirkan enam orang. Karena ruang rapat kita juga kecil sehingga hanya bisa menampung beberapa orang saja. Sementara ketika penarikan nomor undian berlangsung, tidak ada kerumunan massa yang terjadi di sekitar kantor KPU,” ungkapnya.

Divisi Teknis KPU Kaimana, Dominika Hunga Andung

Hal senada juga diungkapkan Divisi Teknis KPU Kaimana, Dominika Hunga Andung, bahwa semua tahapan yang dilakukan ini berdasarkan regulasi yang sudah ada. Sehingga KPU mempunyai kewajiban untuk membatasi orang, serta meminimalisir kerumunan massa.

“Sudah ditetapkan bahwa hanya enam orang saja pada saat pengundian nomor urut. Kami berharap agar ada kerjasama yang baik untuk masing-masing pasangan calon, sehingga kita juga bisa menjadi bagian dalam memperkecil penyebaran Covid-19 ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Kaimana meminta kepada masing-masing pasangan calon maupun partai pendukung agar mematuhi apa yang sudah disepakati bersama, yaitu membatasi orang yang akan hadir dalam pengundian nomor urut.

“Jadi semuanya sudah sangat jelas, dan ada pembatasan orang. Maksimal enam orang dari masing-masing paslon. Kami berharap agar semua partai pendukung maupun massa simpatisan bisa memahami hal ini. Sehingga jangan memancing kami untuk melaksanakan kewenangan kami yang sudah diberikan kepada kami. Karena itu, semuanya bisa memahami bahwa kondisi saat ini bukanlah kemauan penyelenggara ataupun pengawas pemilu, tetapi karena penyebab laiinya yaitu Covid-19, sehningga mari kita pahami itu. Pemerintah sudah menganjurkan itu baik melalui instruksi presiden, peraturan gubernur, maupun dengan Maklumat Kapolri yang setiap oran wajib taat terhadap aturan tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, karena massa simpatisan tidak diperkenankan ada pada saat kegiatan pengundian nomor urut, maka KPU Kaimana akan menayangkan pengundian nomor urut ini secara langsung melalui facebook. Jika masyarakat ingin mengakses live kegiatan tersebut, maka masyarakat bisa langsung mengakses link :http://www.facebook.com/humaskpukaimana Kamis, 24 September 2020, pukul 10:00 WIT. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *