Bawaslu Gelar Rakor Stakeholder Penerapan Protokol Kesehatan

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Dalam rangka menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan massa pendukung pada saat penetapan paslon dan pencabutan nomor urut paslon bupati dan wakil bupati Kaimana, maka Bawaslu Kaimana menggelar rapat koordinasi Stakeholder di Rumah Makan Belia, Jl.Utarum-Kaki Air Kecil, Selasa (22/9).

Nampak suasana Rapat Stakeholder Bawaslu Kaimana

Ketua Bawaslu Kabupaten Kaimana, Karolus Kopong Sabon, SE dalam kesempatannya mengatakan bahwa, protokol kesehatan ini merupakan salah satu fokus perhatian pemerintah RI, yang diperkuat dengan Instruksi Presiden Nomor 06 Tahun 2020, diikuti dengan Maklumat Kapolri terkait penerapan protokol kesehatan.

“Pengalaman kita kemarin dan ini juga sudah menjadi perhatian Bawaslu RI adalah kerumunan masa pada saat pendaftaran pasangan calon beberapa waktu lalu. Dari 270 daerah yang melaksanakan pilkada, sebagian besar terjadi kerumunan massa pada saat pendaftaran Paslon, termasuk Kabupaten Kaimana,” ungkapnya.

Untuk itu, kerumunan massa ini menjadi Point wacana penundaan pelaksanaan pilkada oleh berbagai pihak. “ Bisa jadi dua tahapan yaitu penetapan pasangan calon dan pengunduran nomor urut ini menjadi kunci, apakah pilkada ini ditunda atau tidak. Karena penolakan datang dari mana-mana. Sehingga Bawaslu berharap kepada semua pihak terkait agar tidak terjadi kerumunan massa pada saat pelaksanaan dua tahapan besok dan lusa ini,” ujarnya.

Rapat koordinasi juga dihadiri oleh stakeholder terkait dan dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kaimana. “ Kami juga sudah menyurati kepada KPUD Kaimana, agar bisa memperhatikan penerapan protokol kesehatan dan bisa meminimalisir kerumunan pada saat pelaksanaan tahapan penetapan pasangan calon, dan pengunduran nomor urut,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *