Anwar Kamakaula : ‘Jangan Percaya Janji-Janji Palsu. RISMA Tetap Menang’

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Ketua Tim Sukses Pasangan RISMA, Anwar Kamakaula meminta kepada seluruh massa simpatisan dan pendukung RISMA, untuk tidak mudah terhasut dengan janji-janji politik yang saat ini disebarkan untuk masyarakat. Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan kampanye pertemuan terbatas di posko REPUBLIK RISMA di bilangan Kampung Baru Kaimana, Minggu (11/10) malam.

Ketua Tim Sukses RISMA, Anwar Kamakaula

Pertemuan terbatas ini juga hadiri oleh sebagian besar sesepuh Flobamora yang ada di Kabupaten Kaimana. Pertemuan terbatas ini juga dibuka oleh Arnoldus Baronama yang juga adalah sesepuh keluarga besar Flobamora yang ada di Kabupaten Kaimana, didampingi beberapa sesepuh lainnya. Arnoldus Baronama juga berpesan kepada relawan REPUBLIK RISMA untuk tetap komitmen dan terus bekerja untuk memenangkan RISMA.

Salah Satu Foto Kampanye RISMA bersama Relawan REPUBLIK RISMA

“Bapak ibu seluruh simpatisan pendukung RISMA, malam hari ini saya mau katakan bahwa, saat ini tetangga sebelah kita memberikan janji 4 Miliar untuk satu kampung. Ditambah lagi dengan setiap RT dijanjikan 100 juta. Ini janji-janji palsu yang tidak mungkin dia laksanakan. Itu janji-janji omong kosong. Saya duduk di DPRD Kaimana sudah hampir tiga periode. Dan saya paham benar, bagaimana proses-proses APBD itu. APBD kita hari ini, 1, 2 Triliun. Dari situ terbagi menjadi dua pos belanja yaitu belanja langsung dan belanja tidak langsung. Didalam pembiayaan tidak langsung itu, ada sekitar 500-an Miliar, yang mana didalamnya itu ada hak pegawai negeri sipil atau biasa disebut dengan belanja pegawai, untuk 2056 ASN yang ada di Kabupaten Kaimana ini. pemerintah harus membayarkan hak mereka. Tunjangan-tunjangan mereka itu saja, kurang lebih 200-an Miliar,” ungkapnya.

Menurutnya, janji Rp. 4 Miliar untuk satu kampung ini, tidak akan dilaksanakan dan tidak masuk akal. “ Lalu didalamnya ada amanat undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, yang menghendaki 20 persen total APBD untuk pendidikan. Belum lagi dengan alokasi untuk dana kampung, dana yang lainnya, maka dapat kami simpilkan bahwa janji itu adalah janji omong kosong. Itu yang dong bilang putar balik. Kecuali setiap tahun, dia ambil 4 Miliar dari saku pribadinya lalu bagi ke setiap kampung,” ungkapnya.

Dirinya juga mengingatkan kepada seluruh massa simpatisan RISMA agar jangan lagi menerima blusukan-blusukan yang dilakukan akhir-akhir ini.

“ Akhir-akhir ini ramai dengan blusukan. Mereka datang ke orangnya kita, kemudian mereka foto lalu disebarkan lewat medsos, bahwa orang kita ini sudah ke sebelah. Cara-cara seperti ini yang sangat kami sayangkan. Kita sudah mencoba untuk menahan diri agar bisa memberikan pendidikan politik yang baik dan benar. Tetapi mereka mencoba untuk mengusik kita. Jadi, besok lusa, kalau ada yang datang blusukan, jangan terima dorang. Kalau mereka foto, ambil dorang punya hp itu, lalu buang ke rawa saja. Itu cara-cara yang tidak sehat yang saat ini tengah dilakukan. Bila perlu mulai saat ini, jangan lagi terima blusukan. Jangan terima dorang lagi,” ujarnya.

Anwar juga meminta kepada relawan REPUBLIK RISMA untuk tetap solid dan tetap bekerja untuk kemenangan RISMA di tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“ Saya berharap agar apa yang sudah kami sampaikan mala mini, tolong disosialisasikan kepada seluruh masyarakat Kaimana mulai dari Pigo sampai Ure dan dari Ombanariki sampai Nusa Ulan, bahwa janji-janji 4 Miliar dan 100 juta, tidak akan bisa dilaksanakan karena, sepeserpun APBD kita yang keluar diikat dengan regulasi. Pemahaman ini harus disampaikan kepada masyarakat, supaya masyarakat jangan mudah terhasut. Mari kita berkomitmen untuk rapatkan barisan dan menangkan RISMA,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *