34 TPS PSU Tidak Direkomendasikan Panwascam Distrik Kaimana

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Panwas Distrik Kaimana memutuskan untuk tidak menindaklanjuti pengajuan PSU untuk 34 TPS yang ada di Distrik Kaimana, yang diduga telah terjadi kejanggalan pada saat hari H Pilkada Kaimana, yang sudah diajukan oleh Tim Pemenangan pasangan nomor urut 02 (RISMA) pada Jumat (11/12) sore kemarin.

Divisi Pengawasan Panwascam Distrik Kaimana, Oci Talalus

Hal ini ditegaskan oleh, Ketua Panwas Distrik Kaimana melalui Divisi Pengawasan Panitia Pengawas Kecamatan Distrik Kaimana, Oci Talalus ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Sabtu (12/12).

Menurutnya, Panwascam Distrik Kaimana tidak mengakomodir atau merekomendasikan PSU dengan alasan, waktu yang tersedia untuk melakukan kajian tidaklah cukup. Pasalnya, laporan yang diterima Panwaslu Kecamatan Distrik Kaimana untuk PSU ini, siang hari. Sementara, batas rekomendasi yang harus disampaikan Panwaslu Kecamatan sampai pukul 23:59 WIT. Sementara panwaslu harus melakukan kajian terhadap laporan yang disampaikan oleh Tim RISMA tersebut sampai pukul 23:59 WIT.

“Terkait dengan laporan yang mereka bawa terkait PSU ini, tenggang waktunya setengah hari saja sampai batas waktu penyampaian rekomendasi. Sehingga pada saat saya terima mereka punya laporan dan kami langsung sampaikan, nanti saya lihat dulu laporannya, baru saya panggil. Mungkin bisa lengkapi bukti-bukti dan juga saksi yang harus diklarifikasi. Kami kasih batas waktu sampai jam 12 tadi malam,” ujarnya.

Lanjut Oci, saksi yang diminta klarifikasi juga baru datang pukul 24:00 WIT, bahkan ada juga yang datang lewat dari pukul 24:00 WIT. Sehingga panwascam Distrik Kaimana memutuskan untuk tidak melanjutkan laporan yang disampaikan oleh tim pasangan calon nomor urut 02 (RISMA).

“Jadi terkait dengan permohonan PSU tidak dilanjutkan, karena sudah melewati batas waktu yang ditetapkan dalam aturan. Karena untuk PSU itu rekomendasinya hanya batas jam 12 tadi malam,” ujarnya.

Sementara itu, untuk laporan terkait kode etik dan tindak pidana, sampai saat ini dikaji oleh Panwascam Distrik Kaimana. “Terkait dengan laporan lainnya terkait kode etik dan dugaan tindak pidana, itu sementara lagi dikaji dan kami sementara mencermati bukti-bukti yang disampaikan dan hari ini baru akan diregister,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *