TIM SAR GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI KORBAN TENGGELAM DI KALI DIGOEL DALAM KONDISI MENINGGAL DUNIA

Peristiwa
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Boven Digoel,Honaipapua.com, -Rabu 13 Januari 2021, bertempat di Kampung Ampera, Tim gabungan Polri dan Basarnas berhasil evakuasi korban tenggelam di kali Digoel dalam kondisi meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH, kepada media ini via telepon selulernya, menyampaikan, Kronologis kejadian, pada hari dan tanggal tersebut diatas pukul 07.15 WIT anggota mendapat laporan dari warga yang saat itu sedang mencari ikan di Kali Digoel yang melihat sesosok mayat yang terapung di kali. Melihat kejadian tersebut warga langsung melapor ke Pos polisi Pelabuhan Tanah Merah.

Dikatakan Kabid Humas, bahwa Pukul 07.30 WIT setelah mendengar laporan tersebut kemudian Tim SAR gabungan langsung mendatangi TKP menggunakan 2 speed boat untuk mengevakuasi korban. Setibanya di TKP anggota langsung melakukan evakusai terhadap korban ke RSUD Tanah Merah untuk dilakukan pemeriksaan medis dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.

Untuk diketahui bahwa tenggelamnya korban terjadi pada hari Senin tanggal 11 Januari 2021 sekitar pukul 08.00 WIT ketika korban bersama dengan 3 rekannya berangkat dari Pelabuhan Tanah Merah menuju ke Kampung Kawe Distrik Awimbon Kabupaten Pegunungan Bintang, sesampai di Muara Wan Kali Digoel korban Ibrahim Adnan hendak pindah tempat duduk dari dalam Longbut ke atas drum. Setelah duduk di atas drum korban tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke kali Digoel.

Identitas Korban kata Kabid Humas adalah Ibrahim Adnan, (33), Laki-laki, warga belakang Kantor Bupati Tanah Merah Kabupaten Boven Digoel. Sedangkan Identitas saksi yakni, Emanuel Aujat, (27), Laki-laki, warga Sokanggo Kabupaten Boven Digoel.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal S.H menambahkan bahwa pelaksanaan pencarian terhadap korban memakan waktu selama 3 hari yang dilakukan sejak hari Senin tanggal 11 Januari 2021. Dan korban baru bisa ditemukan pada hari Rabu tanggal 13 Januari 2021.

Dihimbau kepada para warga agar lebih berhati-hati jika melakukan aktifitas di sungai serta selalu melengkapi kelengkapan keselamatan saat melakukan aktifitas untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *