Sering Padam Lampu, Kantor PLN Sorong Didemo Pemuda dan Mahasiswa Solidaritas Peduli Kota Sorong

Peristiwa
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com,- Sejumlah Pemuda dan Mahasiswa, yang tergabung dalam Solidaritas Peduli Kota Sorong, melakukan aksi demo damai didepan Kantor PT. PLN (Persero) cabang Sorong, Jalan Ahmad Yani, Kota Sorong-Papua Barat, Jumat (5/7) Pukul.10:00 WIT.

Aksi ini lantaran Pemuda dan Mahasiswa kesal dengan ulah PLN yang sering memadamkan listrik lampu, tanpa ada pemberitahuan atau tidak beraturan.

Dalam orasi sekitar satu jam lebih itu, sejumlah Pemuda dan Mahasiswa yang bertindak sebagai Orator meminta pihak berwajib segera mengaudit PT. PLN Cabang Sorong, karena dinilai dalam pengelolaan perusahaan listrik sering meresahkan masyarakat Kota Sorong dan memberikan informasi pemadaman yang tidak jelas.

Johan Djamanmona, selaku koordinator lapangan, dalam keterangannya, mengatakan, selain meminta PT. PLN diaudit adapun tuntututan lain adalah meminta Pemerintah Kota Sorong, dan PT.PLN agar segera membahas persoalan pemadaman listrik yang tidak beraturan dan juga PLN harus membuka posko pengaduan masyarakat terkait kerugian secara materil maupun non materil pemadaman listrik.

“ Aksi ini dilakukan secara spontanitas dan menuntut akibat kesal dengan ulah PLN, mematikan lampu tanpa jadwal yang jelas, sehingga berdampak terhadap aktifitas yang sedang kita jalani serta adanya kerugian yang dialami dimana fasilitas elektronik dan barang berharga lain rusak,” Pungkasnya.

Dikatannya, pemadaman yang terjadi ini, PT PLN merasa seakan-akan tidak tahu dan tidak mau mengurusi persoalan yang terjadi, sehingga membuat kami dari solidaritas Pemuda dan Mahasiswa Kota Sorong turun ke jalan untuk menyuarakan persoalan ini agar segera di tuntaskan.

Sementara dari aksi tersebut disambut oleh Benediktus yang merupakan salah satu staf dari PT. PLN Cabang Sorong, menjelaskan, bahwa saat ini Managernya sedang tidak berada di tempat dan pihaknya diberikan wewenang untuk menerima tuntutan atau aspirasi dan akan disampaikan kepada Managernya yang sedang berada di luar daerah.

“ Kami berterima kasih kepada Ade-ade Pemuda dan Mahasiswa, yang telah datang di kantor kami. Dan perlu saya jelaskan bahwa saat ini Manager kami sedang tidak berada di tempat, karena ada mengikuti rapat di Jayapura. Sehingga saat ini kami sebagai staf tidak bisa mengambil keputusan dan aspirasi yang disampaikan, akan kami teruskan kepada Manager kami setelah pulang dari Jayapura sekira hari senin mendatang,” terangnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *