Kemenag Mimika Ajak Masyarakat Kedepankan Nilai-Nilai Toleransi Antar Umat Beragama

Peristiwa
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

TIMIKA,Honaipapua.com-,Kepala Kantor Kementrian Agama Kab. Mimika Utler Adrianus SE, mengajak seluruh masyarakat kabupaten Mimika untuk mengedepankan nilai-nilai toleransi antar umat beragama dalam memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Jumat (3/8).

Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua khususnya yang berada di kabupaten Mimika bahwa, kita selaku umat beragama patutlah kita kembali ke jati diri kita sebagai orang beragama, karena agama mengajarkan hal-hal yang positif dan tidak mengajarkan hal-hal yang diluar batas kemanusiaan.

“Bagi masyarakat Papua khususnya timika yang masih membawa Sajam dan masih begal-begal diharapkan hentikanlah kegiatan kalian dan kepada pihak kepolisian saya mengharapkan jika masih ada masyarakat yang bertindak diluar batas kemanusiaan agar ditindak secara hukum, karena negara kita adalah negara hukum, dimana setiap orang patuh dan taat terhadap Hukum”, Ungkap Utler Adrianus SE.

Lanjut Luter,kita harus belajar mencintai sesama, bagi saudaraku yang masih merasa di hutan, marilah bergabung bersama kami untuk kita menata Kabupaten Mimika dan Provinsi Papua dengan damai. Era sekarang adalah era bagaimana kita menata hidup kedepannya, buka era yang saling perang-perangan karena tidak ada manfaatnya bagi kita.

Ia juga mengajak masyarakat Kab. Mimika untuk bersama-sama merajut kehidupan bersama.

“Diharapkan agar kita bersama-sama bergandengan tangan untuk menata kehidupan kedepan lebih baik, bagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saya mengharapkan saudara selaku umat beragama mari kita bergandengan tangan, membantu pemerintah untuk menata kehidupan kita, membangun provinsi Papua khususnya kabupaten timika dan negara indonesia pada lebih umumnya, sehingga kita lebih baik kedepan, daripada kita hanya seperti itu, tidak ada keuntungan dan manfaat yang kita bawa selain membawa bencana bagi orang lain dan diri kita sendiri, “tuturnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *