Bawaslu Siap Klarifikasi Dugaan KPUD Kabupaten Maybrat Hilangkan Alat Bukti

Peristiwa
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MAYBRAT, Honaipapua.com,- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Maybrat, Topan Bagi.SH menyikapi berita viral di media sosial (Medsos) dan dimedia online pada tanggal 2 Juni 2019 terkait ditemukannya oleh ketua partai Gerindra kabupaten Maybrat Viktor kambu bersama Caleg dari partai Gerindra dari Dapil IV Dolfinus Yewen dibawah jembatan kali masuk jalan Sorong-Maybrat, temuan alat bukti rekapan surat suara C-1 Plano diduga KPUD kabupaten Maybrat Dengan sengaja menghilangkan barang bukti.

” Saya bersama dua orang anggota komisioner Bawaslu kabupaten Maybrat dalam waktu dekat tetap melakukan klarifikasi terkait dengan dugaan penghilangan barang bukti berupa berita acara C.1 Plano oleh KPUD Kabupaten Maybrat, sejak beberapa Minggu lalu setelah pleno penetapan hasil rakapitulasi perhitungan suara ulang (PSU) ditingkat kabupaten Maybrat, sejak tanggal 12-14 mei 2019 dikantor KPU kabupaten Maybrat, “ujar Topan Baho, Sabtu (8/6/2019).

Selaku ketua Bawaslu Maybrat, wajib mempertanyakan hal tersebut, kepada KPUD kabupaten Maybrat dalam hal divisi data yang menangani semua perlengkapan berita acara C.1 Pleno bahkan berita acara lainnya, dari mana bisa dukumen tersebut bisa di temukan diluar ruangan KPUD atau salah satu tempat yang jauh dari kantor KPU sehingga dua orang tersebut bisa menemukan.

” Kami Bawaslu sudah berkoordinasi dengan Bawaslu provinsi Papua Barat dan mendapatkan respon positif untuk kami segera melakukan pemanggilan terhadap para pihak untuk mengklarifikasikan temuan tersebut pada usai liburan idul Fitri nanti, “tutup Topan Baho.

Sementara itu saat dikonfirmasi ketua partai GERINDRA Viktor kambu bersama Caleg dari partai Gerindra dari Dapil IV Yumases Dolfinus Yewen melalui via Telepon seluler menyampaikan, dirinya bersama istri dan saudara Dolfinus Yewen pada tanggal 29 Mei dari kampung Kambufatem Distrik Aitinyo Barat mau berangkat ke Sorong, namun sampai di bandara Kambuaya kita dapat informasi dari salah seorang sopir yang tidak disebut namanya bahwa sopir tersebut ada temukan Fom berita acara C.1 Plano dengan kotak serta dukumen lainnya dijalan Sorong-Maybrat tepatnya dikali masuk.

” Mendengar informasi itu kemudian saya bersama istri dan saudara Dolfinus Yewen turun ke Sorong dalam perjalanan sampai dikali masuk kami berhenti dengan mobil dan melihat kearah bawah jembatan melihat terdapat kotak yang berisikan berita acara Fom C.1 Plano berada dibawah kolom jembatan, kemudian saya dengan saudara Dolfinus Yewen turun kebawah jembatan dan mengambil dukumen itu dan perlihatkan sama istri saya yang sedang mengambil gambar video dengan HP Android,”ungkapnya.

Lanjutnya, setelah mereka melihat secara langsung Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat TPS,PPD dan juga KPUD, untuk tingkat DPRD kabupaten Maybrat, DPRD provinsi Papua barat, DPD,DRR RI dan juga presiden dan wakil presiden. Kami mengambil sebagian dokumen itu kami bawah kesorong dan dokumen lain yang ada sudah rusak karena kena hujan itu ditinggalkan, terdapat juga segel dari KPUD sebanyak 20 , dokumen seperti berita acara ditingkat Distrik Ayamaru jaya, kampung ismayo, dan kampung kita, dan lain sebagainya yang ada didalam kotak tersebut.

Viktor menambahkan dirinya siap untuk memberikan klarifikasi terkait dengan dugaan KPU kabupaten Maybrat yang sengaja menghilangkan alat bukti dan itu merupakan kejahatan Pemilu yang dilakukan oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab dikabupaten Maybrat. (nes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *