PERAN AKTIF SEBAGAI BABINSA BERSAMA MAHASISWA KKN GIAT CEGAH STUNTING DI 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN DI WILAYAH BINAAN

Pendidikan Dan Kesehatan
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Peran Aktif sebagai aparat kewilayahan Anggota Koramil Persiapan Momiwaren Sertu Budi Tarigan bersama Mahasiswa KKN melaksanakan Kegiatan Sosialisasi tentang Cegah Stunting Di 1000 hari pertama kehidupan di Kampung Demini, Distrik Momiwaren, Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat, Jumat, (13/03/2020).

Kondisi stunting adalah kondisi ketika seorang anak Gagal berkembang akibat kurang gizi kronis sejak dalam kandungan. Stunting tak hanya berdampak pada fisik anak yang ditandai dengan tinggi badan rendah, melainkan juga menghambat perkembangan kognitif serta kesehatan anak.

Efek Stunting akan berdampak seumur hidup dan dapat berlanjut dari Generasi ke generasi berikutnya. Anak perempuan yang terlahir dengan Nutrisi yang buruk, dan menjadi stunted saat anak-anak, seringkali akan tumbuh menjadi ibu dengan nutrisi yang buruk. Ibu ini kemudian akan melahirkan bayi dengan gizi buruk pula.

Menjadi perhatian Khusus bagi kita bersama bahwa Pertumbuhan perkembangan sebagai generasi bangsa yang baik sehingga perlunya dalam Kegiatan Sosialisasi tentang Cegah Stunting Di 1000 hari pertama kehidupan di Kampung Demini guna mencegah terjadinya kurang gizi kronis Dan menghambat perkembangan kognitif serta kesehatan pads anak.

Bentuk kepedulian Dan perhatian terhadap warga Masyarakat diwilayah binaannya Sertu Budi Tarigan bekerja sama dengan Mahasiswa STIIH yang sedang KKN dengan bersama-sama Mensosialisasikan tentang Cegah Stunting Di 1000 hari pertama kehidupan Di Kampung Demini Distrik Momiwaren Kabupaten Manokwari Selatan Provinsi Papua Barat.

” Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberikan pengertian Dan mencegah terjadinya Gizi buruk pada Pertumbuhan Dari Generasi ke generasi, menumbuhkan minat Anak-anak Kampung Demini agar menjadi Generasi yang Sehat serta memberikan motifasi bagi Anak-anak kita yang rajin untuk datang ke Sekolah, karena dengan rajin belajar di Sekolah maka apa yang akan dicita-citakan akan sangat mudah diraih, ” pungkas Sertu.Budi Tarigan. (is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *