Kabupaten Nabire Urut Satu Kasus HIV/AIDS Tertinggi

Pendidikan Dan Kesehatan
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jayapura, HonaiPapua.com,- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giay, mengatakan, kasus HIV/Aids tertinggi di Provinsi Papua, saat ini, ditempati Kabupaten Nabire.

“ Jadi, Kabupaten Nabire masih urut satu, itu sudah menembus angka 6.500 lebih kaus HIV/AIDS, diikuti Kota Jayapura peringkat dua serta Mimika dan Wamena yang angkanya tidak jauh beda,” kata Kadinkes Papua, drg.Aloysius Giay kepada wartawan di Jayapura, Rabu (23/5/2018).

Dijelaskan, tingginya angka penderita HIV/AIDS di Nabire karena menjadi kota rujukan dari kabupaten lain di wilayah Papua tengah untuk memeriksa kesehatan, sehingga datanya dihitung masuk di Kabupaten Nabire.

“Perilaku seks menyimpang dari masyarakat menjadi pemicu utama meningkatnya penyebaran virus HIV/AIDS yang mematikan,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinkes Papua, kata Aloysius, hingga Mei 2018 penyebaran HIV/AIDS di Provinsi Papua sudah tembus angka 35 ribu ODHA dan sudah cukup parah.

“Kasus HIV/AIDS di Papua meningkat dalam beberapa bulan ini cukup cepat Dimana, bulan Desember 2017 jumlah kasus sebanyak 32 ribu lebih, karena masyarakat semakin menyadari dengan sendirinya datang untuk melakukan tes VCT untuk mendeteksi risikonya terhadap HIV,” jelas Alo.

Dikatakan, Dinas Kesehatan Provinsi Papua melalui petugas di lapangan sudah mendatangai masyarakat yang sudah terinfeksi dengan memberikan obat ARV sebagai upaya pencegahan penyebaran virus HIV/AIDS.

“Ya, kita mencegah, jangan sampai dari HIV ke Aids, karena kalau sudah positif Aids maka hanya menunggu kematian, masyarakat juga sudah menyadari dan melihat keluarganya yang terinfeksi dan mengkonsumsi obat antiretrovirus (ARV) secara teratur tanpa terputus lebih sehat,” katanya. (bal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *