Dandim 1801/Manokwari dan Ketua Persit KCK Cab XII Meninjau Pelaksanaan KB Kesehatan Di Prafi

Pendidikan Dan Kesehatan
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Dalam usaha meningkatkan kualitas kesehatan guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Teritorialnya. Kodim 1801/Manokwari bekerja sama dengan BKKBN Provinsi melaksanakan Kegiatan KB Kesehatan di Gedung Kesenian Kampung Prafi Mulya SP1 Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Jumat (05/11/2021).

Kegiatan KB kesehatan ini dipimpin dan ditinjau langsung Dandim 1801/Manokwari Kolonel Inf Suharma Zunam, S.A.P., M.Si yang didampingi Ketua Persit KCK Cab XII Kodim 1801 Manokwari dan Kepala BKKBN Provinsi Papua Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Danramil 1801-03/Warmare, Pasiter Kodim 1801/Manokwari, Kepala Puskesmas Prafi, Kepala Kampung Prafi Mulya, Tim Medis, Pengurus Persit KCK Cab XII, Babinsa Koramil 1801-03/Warmare dan masyarakat Prafi.

Dalam peninjauannya, Kolonel Inf Suharma Zunam, S.A.P., M.Si menyampaikan bahwa Pentingnya pengetahuan tentang  menjaga kesehatan pada ibu-ibu guna meningkatkan kesehatan Keluarga Berencana, merupakan keharusan dan suatu bentuk kepedulian TNI terhadap upaya menekan angka kematian ibu dan anak. Program Kodim 1801/Manokwari dalam bidang teritorial tentang KB Kesehatan, di laksanakan dua kali dalam setahun yaitu semester I dan II, dalam pelaksanaanya Kodim 1801/ Manokwari menggandeng BKKBN Provinsi Papua Barat.

Kolonel Inf Suharma Zunam, S.A.P., M.Si juga menambahkan, kesehatan ibu dan anak adalah cermin dari kesehatan keluarga. Dengan diaturnya kelahiran anak melalui keluarga berencana, maka perhatian orang tua terhadap anak menjadi lebih optimal, baik itu mengenai makananya, pakaiannya, dan kebersihannya.

“Tujuan Program KB Kesehatan ini, untuk membantu mengendalikan laju pertumbuhan penduduk yang seimbang serta mengatur waktu kehamilan dan menekan angka kematian ibu dan bayi, tidak perlu ditakuti dengan program KB ini, bukan untuk menghambat melahirkan anak, namun hanya untuk mengontrol,” tutupnya. (One007)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *