108 Mahasiswa Magister Managemen Kelas Uncen Kaimana Diwisuda

Pendidikan Dan Kesehatan
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Sebanyak 108 mahasiswa magister managemen program studi magister manajemen Universitas Cenderawasih Papua khususnya kelas Kaimana akhirnya di wisuda oleh Rektor Uncen Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST,M.T di gedung pertemuan pemda Krooy Kaimana, Sabtu (7/11).

Wisuda 108 Magister Management Kelas Kaimana Universitas Cenderawasih

Sebelumnya, sebanyak 108 mahasiwas program magister managemen ini telah melalui proses yudisium pada Jumat (6/11) kemarin di gedung pertemuan pemda Krooy Kaimana.

Bupati Kaimana, Drs. Matias Mairuma dan mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Kaimana juga menjadi peserta wisuda kelas Kaimana yang juga merupakan kelas pertama yang diwisuda oleh rektor, diluar kampus Uncen. Tentunya hal ini menjadi kebanggan orang Kaimana, karena memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada Uncen untuk bisa mendidik dan menggembeleng sumber daya manusia, khususnya yang ada di birokrasi pemerintah Kabupaten Kaimana.

Program magister managemen ini juga dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kompetensi pelayan masyarakat yang ada di lingkup pemerintah Kabupaten Kaimana, pasalnya banyak diantara mahasiswa tersebut adalah pejabat yang saat ini tengah menduduki jabatan di sekian OPD yang ada di Kabupaten Kaimana.

Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen), Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST,MT dalam sambuatannya menekankan bahwa Kaimana merupakan kelas pertama di luar Uncen yang wisudanya tidak dilakukan di dalam kampus utama Uncen.

“Wisuda hari ini merupakan wisuda pertama Uncen di luar kampus utama. Dan wisuda ini adalah sah berdasarkan statute Universitas Cenderawasih dan juga berdasarlan keputusan senat Universitas Cenderawasih. Wisuda hari ini juga berdasarkan hasil keputusan rapat senat Universitas Cenderawasih pada tanggal 28 Oktober 2020, dimana dalam rapat tersebut diputuskan bawha wisuda program magister managemen fakultas ekonomi dan bisnin Kabupaten Kaimana, dilaksanakan di kota Kaimana. Oleh sebab itu, maka hari ini, rektor bersama senat dan anggota senat Uncen dapat hadir di kota Kaimana untuk melaksanakan wisuda program magister managemen,” ungkapnya.

Rektor Uncen juga memberikan apresiasi untuk pemerintah daerah Kabupaten Kaimana yang telah memberikan kepercayaan kepada Uncen untuk membimbing dan mengajar 108 mahasiswa magister managemen kelas Kaimana.

“Atas nama pimpinan dan keluarga besar Universitas Cenderawasih, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada 108 wisudawan yang pada hari ini telah di wisuda. Semoga dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah wisudawan peroleh selama kurang lebih 2 tahun ini, dapat membantu bapak ibu dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan, secara khusus kepada pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Kaimana,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Kaimana, Drs. Matias Mairuma,MM dalam sambutannya setelah proses wisuda usai mengatakan bahwa program kelas Kaimana ini sebagai salah satu upaya pemerintah daerah Kabupaten Kaimana untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM), khususnya SDM yang ada di lingkup pemerintah daerah Kabupaten Kaimana.

“Semoga 108 orang yang diwisuda hari ini, dapat semakin memperkuat tugas pelayanan pemerintah daerah di Kabupaten Kaimana. 108 orang yang diwisuda hari ini memegang tanggung jawab besar dalam melaksanakan tugasnya masing-masing di lingkungan pemerintah Kabupaten Kaimana. Oleh karena itu, tunjukan bahwa kita adalah seorang cendekiawan dengan gelar magister managemen. Bukan setelah wisuda lalu jalan tepuk dada banggakan title. Tidak seperti itu. Dengan diwisuda hari ini, saudara-saudara mempunyai tugas dan tanggung jawab berat, bagaimana supaya bisa memberikan ide, memberikan gagasan untuk kemajuan Kabupaten Kaimana,” ungkapnya.

Bupati Mairuma juga menambahkan bahwa, dengan diwisudanya 108 magister managemen ini, maka langkah selanjutnya yaitu, membuka ruang bagi Uncen untuk membuka kelas baru di Kaimana, khususnya untuk magister hukum dan akuntansi . “Kaimana ini masih sangat membutuhkan pejabat-pejabat dengan latar belakang pendidikannya magister hukum dan juga akuntasi. Karena pemerintah saat ini sangat membutuhkan orang yang bisa mengkaji sesuatu baik dari sisi huku, karena banyak regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, yang masih saling terjadi tumpang tindih. Sehingga perlu orang yang benar-benar kuasai ilmu hukum dan bisa memberikan pertimbangan-pertimbangan hukum bagi hal-hal yang dihadapi didaerah,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *