Yosina Dari Belanda Berkolaborasi Lagu Bahasa Biak Bersama 3 Rapper Biak

Papua
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BIAK,Honaipapua.com, -Sang Juara 1 The Kids Voice Holland Belanda Tahun 2018, Yosina Roemajauw menggandeng ketiga Pemuda Asal Biak untuk Kolaborasi lagu berbahasa Biak. Senin (19/10/2020) di Biak Kota, saat jumpa pers yosina menargetkan hasil kolaborasinya harus mencapai 5 juta viewer dan bisa Go Internasional.

Juara 1 The Kids Voice Holland Belanda Tahun 2018, Yosina Roemajauw (kedua dari kiri) Bersama Ketiga Rapper Asal Biak Saat Jumpa Pers/ Dessy Fina.

Pasalnya, hasil kolaborasi itu akan ditayangkan melalui Youtube “Pace Korido” yang sudah memiliki banyak subscriber dan viewer. Kolaborasi itu juga sudah terealisasi melalui sunting video clip dengan nuansa pasir putih pantai Anggopi, Biak Timur. Video clip tersebut, sekaligus memperkenalkan keindahan objek wisata pantai di Biak,Papua.

“Sebelumnya kami berterima kasih karena sudah pilih untuk kolaborasi bersama ade Yosina dari Belanda. Kolaborasi lagu ini menceritakan seorang sepasang kekasih yang cowoknya membuat kesalahan dan berusaha meminta maaf kepada ceweknya. Kolaborasi kami ini sekaligus memotret setiap sudut keindahan salah satu pantai di Biak Timur,”kata salah satu rapper,Asher Leusubun.

Adapun ketiga raper itu Juan Warikar, Asher Leusubun, dan Ichad Simbiak. Sedangkan, Yosina merupakan gadis remaja berusia 14 tahun yang lahir di Biak dan berdomisili di Belanda bersama orang tuanya yakni Decky Roemajauw dan Devy Yawan yang juga adalah orang asli Biak. Bahkan, Yosina ingin dipanggil “Insos” yakni sebutan untuk gadis asli Biak.

Diketahui bahwa Yosina kerap menggunakan Bahasa Belanda saat berkomunikasi di Biak-Papua,Indonesia, sehingga mamanya berperan sebagai penterjemah Bahasa Indonesia untuknya. Walaupun demikian, ketiga rapper itu justru merasa bangga karena yosina dapat menyanyikan lagu berbahasa Biak dengan baik dan lancar.

“Saya baru memberikan teks lagu di ade yosina jumat malam dan hari sabtu kita langsung sunting video clip. Disitu, saya merasa bangga karena dengan waktu yang singkat dan cepat ade yosina sudah hafal lirik dan bisa menyanyikan lagu bahasa biak dengan sempurna. Bahkan, hanya dengan 1 kali sunting, kami berempat bisa langsung dapat chemistry,”kata Juan.

Selain itu, Yosina mengatakan bahwa sebelum kolaborasi itu terwujud. Ia bersama orang tuanya sudah terlebih dulu searching di youtube, anak muda asal Biak yang memiliki bakat dan talent di music bergenre Rap. Kemudian, ia menemukan youtube “Pace Korido” dan tertarik dengan sejumlah lagu dan video clip yang diperankan oleh ketiga rapper tersebut.

“Saya datang ke Biak bersama mama, selain untuk mengunjungi keluarga. Ia pun memiliki keinginan untuk dapat bekerja bersama dengan saudara-saudara musisi dari Papua. Ini bukan kolaborasi biasa, karena hasil ini akan saya bawa ke Belanda dengan target, selanjutnya harus bisa berada di panggung Go Internasional bersama mereka,”kata Yosina yang diterjemahkan mamanya

Sementara itu, Lisa Biduri sebagai Sponsor dan Manager dari ketiga rapper asal Biak itu menyampaikan rasa bangganya karena sudah mempertemukan mereka. Ia berharap, agar kiranya kolaborasi itu dapat menjadi bukti bahwa anak muda asal Biak juga bisa berkompetisi dengan kualitas karya terbaik. Karena, kolaborasi itu juga dapat menjadi batu loncatan para rapper untuk bisa Go Internasional.

“Saya merasa bangga bisa mempertemukan YOSINA ROEMAJAUW Juara 1 the voice kids holland 2018 dan ke’3 rapper asal biak untuk dilakukannya kolaborasi ini, saya pikir ini hal yang baik untuk Rapper atau musisi muda Papua khususnya dari kota kami Biak. Kami bukan hanya menunjukkan kualitas kami tapi juga budaya kami sebagai anak anak Papua,”harapnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *