Wakil Bupati Mimika Sebut Jabatan Wabup Hanya Sebuah Nama

Papua
Bagikan berita ini
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

TIMIKA,Honaipapua.com-,Wakil Bupati Kabupaten Mimika, Yohanis Bassang, menyebutkan Jabatan Wakil Bupati merupakan bagian dari penderitaan.

Hal ini disampaikan Bassang saat menyampaikan sambutannya dalam rapat koordinasi dan sosialisasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Pemerintah Kabupaten Mimika di Graha Eme Neme, Kamis (2/8).

Kata Bassang dirinya cukup menjabat selama lima tahun dan selama masa jabatanya, semua kegiatan yang dilakukanya tidak di hargai oleh Bupati Mimika, maka untuk itu dirinya merasakan sangat menderita menjabat sebagai seorang Wakil Bupati di Mimika.

“Cukup lima tahuan saja penderitaan sebagai seorang Wakil Bupati dan bila perlu tahun-tahun berikutnya tidak boleh ada Wakil Bupati lagi,” kata Bassang

Dirinya menambahkan bawah, dengan dibatasinya kenerja sebagai Wakil Bupati, maka adakalanya untuk kabupaten Mimika tidak perlu memiliki Wakil Bupati.Hal itu mengingat ruang gerak bahkan tugas dan tanggung jawab Wakil Bupati di Mimika dianggap tidak mempunyai bagian dalam membagun kabupaten ini.

” Selama ini ada kegiatan atau undangan pasti bukan saya wakil Bupati yang menghadiri.saya akan digunakan jika semuanya sudah tumpul, Yah semuakan Bupati yang tentukan,” ungkapnya.

Disamping itu dirinya juga menyampaikan kepada semua Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Mimika untuk melakukan semua dengan apa yang telah direncanakan dan lakukan yang terbaik untuk masyarakat Mimika.

“Lakukanlah yang terbaik agar berkenan dimata masyarakat, dan para SKPD di harapkan jangan berkecil hati dan selalu bekerja dengan jujur,” kata Bassang

Wakil Bupati Yohanes Bassang mengharapkan bawah, jika semuanya berhasil maka Kabupaten Mimika pun juga berhasil namun jika gagal pastinya Kabupaten ini juga gagal.

“Bekerja sesuai dengan bidang dan tanggung jawab, agar harapan yang di capai dapat berhasil, namun jika tidak kita tekuni maka itu akan gagal”.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *