Tol Laut Siap Lancarkan Komoditi Unggulan Dari Supiori

Papua
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUPIORI,Honaipapua.com, -Tenaga Ahli Madya Deputi V Kantor Staf Kepresidenan, Dr. Laus Deo Calvin Rumayom, mengatakan, dengan adanya rute tol laut di wilayah Papua dapat meningkatkan kemampuan pelabuhan untuk memperlancar arus barang, menurunkan biaya logistik dan meningkatkan pemerataan di Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP).

” KM.Logistrik Nusantara 2 yang sudah masuk di Pelabuhan Korido Supiori, merupakan perjuangan hebat dari Bupati Supiori,Jules Warikar bersama Kepala OPD. Karena, sebelum Kapal itu sandar. Bupati Supiori telah melaksanakan Audiens bersama kami di Kantor Staf Presiden untuk mengajukan hal itu sebagai agenda penting yang patut diperhatikan oleh kami di Kantor Staf Kepresidenan,”katanya.

Dikatakannya, Kapal itu memuat 195 container dan diharapkan, saat Kapal tersebut sandar di Pelabuhan Korido akan ada muatan balik yang dapat diangkut untuk dipasarkan di daerah lain. Kapal itu memiliki rute Merauke-Kokas (Fak-fak) – Sorong – Supiori – Depapre.

“Sehingga kebutuhan lokal di wilayah Papua akan kita atasi untuk tahap ini. Kemudian, kita akan lakukan tahap evaluasi selanjutnya. Agar nantinya, akan ada barang muatan balik dari Papua yang dapat didistribusikan keluar Papua, seperti ke Surabaya dan daerah Indonesia barat lainnya. Sebab, Kapal ini juga dapat bergerak dengan rute komuditas,”jelasnya.

Adapun yang melatarbelakangi penetapan rute tersebut berdasarkan Inpres No. 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua Dan Papua Barat.

Bahkan, saat Kapal itu sandar perdana di Pelabuhan Korido turut hadir Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Keamanan dan Kemaritiman Mayjend TNI Mar (Purn) Buyung Lalana, SE didampingi Tim Teknis DITLALA Willem Thobias Fofid, S,SiT, M.Pi.

Sementara itu, perjalanan KM Logistik Nusantara 2 dalam rute perdananya telah dimulai sejak awal tahun 2021 ini. Serta telah di lepas oleh Wakil Bupati Merauke sebagai pelabuhan pangkal pada Kamis (14/1)lalu. Pengiriman perdana itu membawa sebanyak 21 Kontainer, dengan muatan Bapokting (bahan pokok penting) sebagai Komoditi unggulan hasil produksi petani yaitu beras sebanyak 20 kontainer dan 1 kontainer berisi kecap. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *