Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Menjadi Guru di Perbatasan

Papua
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jayapura, HonaiPapua.com,- Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad tak pernah berhenti dan tak kenal lelah dalam pengabdiannya memberikan yang terbaik untuk tanah Papua.

Dari kegiatan keagamaan, karya bhakti, sampai dengan bidang kesehatan. Kali ini Satgas 501 Kostrad kembali memberikan pengabdian terbaiknya dengan menjadi guru di Perbatasan Papua.

Komandan Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Kolonel Inf Antoni Chandra, mengatakan, saat personel Satgas sedang perjalanan kembali ke Pos setelah melaksanakan patroli, mereka melihat banyak murid SDN Inpres Nafri bermain dan berlarian di dalam sekolah, padahal seharusnya murid murid tersebut berada di dalam kelas menerima jam pelajaran dari guru mereka. Kemudian personel Satgas mendatangi salah seorang murid dan menanyakan kenapa mereka tidak belajar di dalam kelas. Dengan polosnya sang murid menjawab, Guru kami masih mengajar di kelas sebelah, ” jawab seorang murid.

Kata Dansatgas, akhirnya personel Satgas memutuskan untuk singgah sebentar ke sekolah tersebut untuk bertemu dan menanyakan kepada Kepala Sekolah SDN Inpres Nafri, Ny. Margaretha Paelo, S. Pd tentang kurangnya tenaga pendidik di SDN Inpres Nafri.

Margaretha mengatakan bahwa saat ini sekolah kami memang sedang kekurangan guru pengajar. Seorang guru harus memegang 2 sampai 3 mata pelajaran. Sehingga kami para guru disini harus kerja ekstra untuk menutupi kekurangan tersebut, “terang Margaretha.

Atas dasar itulah, pihak Satgas berinisiatif untuk membantu SDN Inpres Nafri menjadi guru pengajar di SD tersebut. Tekhnisnya dengan mengisi kekosongan jam pelajaran di kelas yang saat itu tidak ada guru pengajarnya. Materi yang diberikan adalah materi tentang wawasan kebangsaan seperti menghafal Pancasila, menghafal nama Pahlawan Nasional, dan menghafal lagu wajib Nasional. Sesekali personel Satgas mengadakan permainan interaktif untuk menghindari kebosanan para murid saat menerima jam pelajaran.

Bukan tanpa alasan personel Satgas mengajarkan materi tentang wawasan kebangsaan kepada para murid. Sebab pada tahap inilah merupakan waktu yang tepat untuk menanamkan kepada mereka tentang rasa cinta tanah air, semangat perjuangan tahun 45, dan pengetahuan tentang Ideologi Pancasila. Sehingga ketika mereka telah dewasa mereka akan tetap mencintai NKRI dan mempertahankan ideologi Pancasila.

Kepala Sekolah SDN Inpres Nafri mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak Satgas yang telah membantu mengajar di SDN Inpres Nafri. Kapala Sekolah pun sangat terkesan dengan antusias dari para murid yang sangat senang ketika sedang diajarkan oleh personel Satgas.

Seperti yang diungkapkan oleh Tinus, murid kelas 4 SD. Dirinya merasa senang belajar dengan bapak Tentara, karena bapak tentara baik baik dan lucu. Tinus juga menambahkan bahwa dirinya pernah dipertontonkan dengan video Tentara saat sedang latihan Terjun Payung. Hal itu membuatnya bercita cita ingin menjadi seorang Tentara ketika besar nanti.

Satgas 501 berharap, semoga apa yang telah diajarkan kepada murid murid bisa menjadi bekal kelak ketika mereka dewasa, dan bisa membuat mereka semakin mencintai Indonesia, Pancasila, serta para Pahlawannya.

Satgas 501 Kostrad, berkomitmen akan terus memberikan yang terbaik untuk tanah Papua. Karena Kostrad adalah NKRI dan Papua juga adalah bagian dari NKRI. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *