POLRES YAHUKIMO TANGANI KASUS PENYERANGAN TERHADAP KARYAWAN PT. AGUNG MULIA

Papua
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jayapura,Honaipapua.com, -Pada hari Jumat tanggal 25 Oktober 2019, bertempat di Jalan Gunung Distrik Dekai, telah terjadi penyerangan dengan menggunakan busur panah yang dilakukan oleh sekelompok orang tidak dikenal yang menyerang Karyawan PT. Agung Mulia.

Kronologi kejadian, Pada hari dan tanggal tersebut di atas, berdasarkan informasi dari rekan korban bahwa pada saat rombongan yang hendak ingin menuju ke Kali Seng untuk mengecek proyek pekerjaan jalan yang di kerjarkan oleh PT. Agung Mulia, saat tiba di kali Bele Km. 45 mereka melihat ada mobil jenis truck yang sedang mogok di pinggir jalan kemudian Karyawan PT. Agung Mulia berhenti dengan tujuan untuk memberikan bantuan.

Setelah membantu mobil yang di tumpangi oleh masyarakat, rombongan Karyawan PT. Agung Mulia melanjutkan perjalanan menuju kali seng. Kemudian rombongan di kejar oleh masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua, karena ada salah satu Karyawan PT. Agung Mulia yang mengambil gambar masyarakat dengan menggunakan Hp sehingga Hp Karyawan tersebut diambil atau disita oleh masyarakat tersebut.

Setelah menyita Hp milik Karyawan PT. Agung Mulia kemudian rombongan Karyawan melanjutkan perjalanan, namun pada saat diperjalanan Karyawan yang lain merasa tidak nyaman karena rombongan terus diikuti oleh sekelompok masyarakat sehingga salah satu Karyawan PT. Agung Mulia memutuskan untuk menghentikan perjalanan dan kembali ke Kota Dekai.

Sesaat setelah memutar balik kendaraan menuju Kota Dekai, tiba-tiba datang sekelompok masyarakat yang menghadang kendaraan (mobil) tersebut dan seketika itu masyarakat tersebut langsung menyerang rombongan Karyawan PT. Agung Mulia dengan menggunakan busur panah sehingga mengakibatkan 2 orang Karyawan PT. Agung Mulia an. La Hanafi (55) dan Heri Sugianto, terkena panah. Kemudian korban di larikan ke RSUD Dekai.

Akibat dari serangan itu korban an. La Hanafi mengalami luka panah di perut bagian belakang tembus paru, dan korban an. Heri Sugianto mengalami luka panah pada bagian dada atas sebelah kanan.

Identitas korban, yakni, La Hanafi (55), laki-laki, warga Jalan Hom-hom Kompleks bina marga Wamena (luka panah pada perut bagian belakang tembus paruh) dan Heri Sugianto (50), laki-laki, warga Kompleks Agung Mulia Jalan gunung (luka panah pada bagian dada atas sebelah kanan).

Saat dikonfirmasi Honaipapua.com, Minggu (26/10), Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal S11H, mengatakan, untuk kedua korban penyerangan dengan menggunakan busur panah yang dilakukan oleh OTK (orang tidak dikenal) untuk sementara masih dirawat di RSUD Dekai Kabupaten Yahukimo untuk menunggu proses evakuasi/dirujuk pada hari Sabtu tanggal 26 Oktober 2019 menuju Jayapura, dan kasus ini telah di tangani oleh Sat Reskrim Polres Yahukimo. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *