Penjabat Gubernur: Pencopotan Jabatan Bupati Itu Ada Aturan

Papua
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jayapura, Fajarpapua.co- Masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang terus mendesak Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Papua untuk mencopot jabatan Bupati Costant Otemka berbuntut panjang sampai pemalangan bandara di Oksibil ibukota Pegubin.

Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo mengatakan, masyarakat Pegunungan bintang tidak usah melakukan pemalangan bandara maupun fasilitas umum lain yang tidak ada hubungan dengan kebijakan Bupati karena dapat mengganggu roda perekonomian dan pemerintahan.

“Jadi, kalau mereka selagi tidak suka dengan kebijakan Bupati ya sasaran atau ke Bupati saja jangan sampai fasilitas umum yang lain menjadi tidak berjalan untuk kepentingan masyarakat,” kata Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo kepada wartawan di kantor Gubernur Papua, Senin (14/5/2018).

Soedarmo, meminta kepada masyarakat Kabupaten Pegunungan bintang untuk menghargai proses yang dilakukan pemerintah dan forkopimda Provinsi Papua terkait dengan desakan dan tuntutan masyarakat mencopot Bupati.
Bahkan Pemprov Papua sudah komunikatif termasuk dari Forkopimda Provinsi Papua karena sajak awal sudah turun ke Kabupaten Pegubin menerima aspirasi mereka.

“ Kita minta itu di hargai bahwa persoalan untuk menetapkan mencabut, mengganti Bupati Pegubin itu ada aturannya tidak bisa sembarangan. Ini Negara hukum. Jadi tidak bisa bilang Bupati di copot kemudian diganti itu tidak bisa dilaksanakan,” tegasnya.

Sekali lagi, Pemerintah Provinsi Papua sudah sangat – sangat komunikatif. Jadi jangan karena kepentingan kelompok tertentu roda pemerintahan di pegubin tidak jalan.

“ Makanya saya minta kalau mereka masih berbuat seperti itu saya juga akan bertindak tegas, saya sudah habis kesabaran juga dan saya sudah kirim tim keamanan dari Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua ke Pegubin,” kata Soedarmo.

Ditegaskan, Pemerintah Provinsi akan bertindak tegas jika ada masyarakat yang sengaja menghambat roda pemerintahan di Kabupaten Pegubin karena tidak puas dengan kebijakan Bupati.

” Kalau ada yang menghambat roda pemerintahan di Kabupaten Pegubin kita harus mengambil sikap tegas. Jadi kita berharap mereka mengerti bahwa proses hukum itu tidak semudah membalik telapak tangan karean itu perlu waktu dan kesabaran,” ujarnya.

Saat ini, kondisi pemalangan bandara pegunungan bintang sudah kondusif mulai dari kemarin. ” Tapi kita sudah minta kepada para pimpinan yang melakukan demo, untuk tidak melakukan pemalangan di tempat umum,” katanya. (bal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *