LUKMEN Minta JOSUA Tetap Jaga Keutuhan NKRI

Papua
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAYAPURA, Honaipapua.com,- Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP MH – Klemen Tinal, SE MM (LUKMEN) berharap kepada pasangan JWW-HMS untuk tetap menjaga keutuhan Papua dalam bingkai NKRI.

Hal ini disampaikan LUKMEN saat debat III kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2018-2023 yang disiarkan langsung salahsatu stasiun tv swasta nasional di Balai Kartini Jakarta, Sabtu (2//6/2018).

Calon Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP MH mengatakan, pasangan JWW-HMS sudah 10 tahun jadi Bupati pimpin kabupaten Jayawijaya dan Jayapura sehingga dalam pesta demokrasi pilgub Papua 2018 jika tidak terpilih tentu sebagai warga Negara Indonesia yang sudah terrintegrasi ke NKRI harus nyatakan diri menjadi tokoh orang Papua yang dihormati dalam menjaga NKRI.

“Jangan setelah tidak terpilih banyak lakukan yang aneh – aneh, minta pemekaran DOB dan banyak aneh – aneh yang dilakukan. Jadi, kita berharap jangan seperti itu tapi tunjukan bahwa saya orang Indonesia menjaga NKRI, menjaga integrasi Papua dan menyatakan diri bahwa saya orang Indonesia,” kata Lukas Enembe.

Calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo menjawab bahwa dengan berbekal 10 tahun menjabat Bupati di Kabupaten Jayawijaya mampu menjalankan roda pemerintahan yang baik dengan menempel garuda di dada.
“Jadi, tidak sekalipun kami tidak terpilih jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, tetap kami loyal terhadap apapun yang sudah kami kerjakan. Artinya bahwa komitmen kami pelayanan terhadap rakyat, fungsi sebagai abdi bangsa dan Negara sudah jalankan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dimana saya pimpin,” kata JWW menjawab pertanyaan calon Gubernur Lukas Enembe.

JWW berharap LUKMEN jangan ragukan JWW-HMS, jika tidak terpilih dalam pilgub Papua 2018 kami tidak lakukan manufer yang aneh – aneh. “Tapi saya mau bilang hari ini bahwa komitmen kita sudah jelas bahwa kita jadi Bupati tempel Garuda di dada itu adalah himbauan negara yang kita jalankan, kalau tidak sekalipun diberi kepercayaan oleh Papua,” ujarnya.

Ditambahkan, calon Wakil Gubernur Papua nomor urut 2, Habel Melkias Suae bahwa dari pengalaman pilgub Papua tahun 2013 dirinya pernah ikut bertarung bersama LUKMEN namun kalah dan tidak melakukan manufer yang melawan hukum dan dalam pilgub Papua 2018 tidak terpilih dirinya tetap menghormati pasangan LUKMEN sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur untuk pimpin Papua 5 tahun kedepan.

“Kalau pertanyaan tidak terpilih saya takut jawab karena pengalaman tahun 2013, oleh karena itu tidak usah khawatir pak Lukas saya tahu diri kalau saya kalah, saya diam karena bapa sebagai Gubernur – Klemen sebagai Wakil Gubernur Papua. Oleh karena itu, sekali lagi tidak usah khawatir, kalau kami tidak terpilih Papua tetap aman dan sangat aman,” kata Habel Melkias Suae. (bal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *