KOMBES POL.ARIS PURBAYA DIALOG INTERAKTIF SEKALIGUS SOSIALISASI DETIK-DETIK PROKLAMASI HUT RI KE-75

Papua
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jayapura,Honaipapua.com, -Rabu 12 Agustus 2020, pukul 09.00 WIT bertempat di Stasiun Radio Bahana Sangkakala 92.5 FM, telah dilaksanakan kegiatan Dialog Interaktif dengan tema Sosialisasi Detik-detik Proklamasi HUT RI ke-75.

Kepada media ini via telepon selulernya, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH, mengatakan, hadir sebagai Narasumber, Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol.Gatot Aris Purbaya SIK, didampingi Kasubbid PID Kompol Rudolf Yabansabra, Banum Subbid Penmas Bidang Humas Polda Papua Brigpol Willem Ireuw dengan dipandu oleh saudara Angelica Senggu.

Dikatakan Kabid Humas, Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol. Gatot Aris Purbaya SIK dalam kesempatannya mengatakan bahwa, dalam rangka HUT RI ke 75, ada persiapan di rangkaian kegiatan detik-detik proklamasi ini kita berjumpa untuk mensosialisasikan beberapa hal adalah mengenai bagaimana dan caranya yang kita perbuat pertama memang kita ada 1 perubahan yang sangat luar biasa karena beberapa bulan terakhir ini kita sedang menghadapi pandemi Covid-19.

” Sehingga segala sesuatu itu semua akan berubah dan kita mau ataupun tidak, tetap harus menerima perubahan itu adanya, apabila kami mengikuti tata cara yang benar dari pemerintah sehingga akan membuat kita sehat kemudian bisa melakukan aktivitas, “ungkap Gatot Aris Purbaya.

Perubahan peran itu diantaranya adalah kegiatan yang tadinya ada lomba panjat pinang ada olahraga untuk mengeluarkan keringat dan juga tidak ada larangan yang melakukan aktifitas saat pandemi ini untuk menyongsong hari kemerdekaan kita pada hari Senin tanggal 17 Agustus 2020 yang ke-75 ini.

” Kami sampaikan bahwa untuk detik-detik proklamasi yang akan dilaksanakan adalah kita berdiri sikap sempurna dimanapun tempatnya pada saat pukul 10.17 Wib namun di Provinsi Papua akan melaksanakan pada pukul 12.17 Wit sampai dengan pukul 12.20 Wit, kita meminta kepada para pendengar untuk menghormati detik-detik proklamasi selama 3 menit, “tutur mantan Kapolres Sorong kota itu.

Lanjut Gatot Aris Purbaya bahwa pihaknya akan melaksanakan rangkaian dengan seluruh jajaran untuk berkolaborasi menjaga perempatan, pertigaan dan tempat keramaian dengan menghentikan seluruh aktivitas masyarakat kemudian untuk kendaraan diwajibkan untuk turun dan matikan kendaraannya dan mengambil sikap sempurna di sebelah pintu mobil dan disebelah setir motor.

Dikatakannya, Kita juga akan buat di tempat-tempat ibadah yaitu menggunakan lonceng gereja dan bedug yang ada di masjid, sirine mobil dan klakson mobil dan motor kita akan mensosialisasikan mulai sekarang dan kemarin kita sudah sampaikan kepada seluruh tokoh-tokoh agama dan tokoh-tokoh adat di seluruh Papua Kabupaten dan Kota.

Upacara 17 kita akan lakukan secara ritual karena kita tidak melakukan upacara bersama-sama lagi seperti yang dulu karena kita dibatasi dengan kerumunan kerumunan. Pada hari Kamis dan Jumat mendatang kami akan melaksanakan gladi bersih untuk mengikuti dan menghormati upacara pada hari Senin yang akan datang.

” Kami selalu menggaumkan atau memeritahkan, kepada masyarkat untuk mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan terutama memakai masker ini sangat dianjurkan untuk dipakai oleh masyarkat agar tidak terkena virus covid 19, “terangnya.

Kita juga sudah melihat di perumahan masyarakat dan perkantoran sudah patuh untuk memasangkan bendera dan umbul” merah putih karena itu adalah salah satu wujud kepedulian dan nasionalisme, Orang Indonesia yang selalu kompak, bergontong royong dan juga kita saling bauh membauh serta saling membantu, menolong sesama dan juga membersihkan lingkungan itu semua adalah nasionalisme kita kepada bangsa dan negara tercinta ini.

” Harapan kami sebagai Kepolisian Republik Indonesia kepada masyarkat di Kota Jayapura dan Kabupaten untuk menghormati detik-detik proklamasi dan harus menghentikan aktivitas di rumah, kantor dan tempat usaha untuk berdiri selama 3 menit untuk mengikuti upacara dan Detik-Detik Proklamsi, “harapnya. (***)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *