KAPOLDA PAPUA HADIRI UPACARA PELEPASAN DAN PEMAKAMAN JENAZAH ALMARHUM LETJEN TNI HERMAN ASARIBAB

Papua
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jayapura,Honaipapua.com, -Rabu 16 Desember 2020, bertempat di Koridor Mako Kodam XVII/Cenderawasih, Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw menghadiri Upacara Pelepasan dan Pemakaman Jenazah Almarhum Wakasad Letjen TNI Herman Asaribab.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH, kepada media ini via telepon selulernya, menyampaikan, hadir dalam kegiatan upacara pemakaman, yakni, Koorsahli Kasad Letjen TNI H. Ali Bogra, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, S.E., M.M., Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen Bambang Trisnohadi, Irdam XVII/ Cenderawasih Brigjen TNI Wachid Apriliyanto, Danlanud Silas Papare Marsma TNI Dr. Budi Achmadi, .M.Sc, Danlantamal X Jayapura Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho S.E., M.M., M.H., Wakapolda Papua Brigjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. Andrikus Mofu, M.Th, Ketua FKUB Provinsi Papua Pendeta Lipiyus Biniluk dan kerabat.

Dikatakan Kabid Humas bahwa Rangkaian kegiatannya pada Pukul 11.23 WIT, Kapolda Papua didampingi Wakapolda Papua, Irwasda Polda Papua, Kapolresta Jayapura Kota dan Kapolres Jayapura melayat di Rumah Duka Alm. Letjen TNI Herman Asaribab (Wakasad) Blok G 20 Jl. Cigombong Kotaraja, kemudian pada Pukul 11.35 WIT, bergerak menuju ke Mako Kodam XVII/Cenderawasih.

Kemudian kata Kabid Humas, pada Pukul 14.10 WIT, Jenazah tiba di Mako Kodam XVII/Cenderawasih, dan dibawa ke tempat persemayaman di Koridor Mako Kodam XVII/Cenderawasih dan selanjutnya dilakukan prosesi Ibadah Pelepasan dan Pemakaman Jenazah Alm. Letjen TNI Herman Asaribab dimulai dipimpin oleh Pdt. Hiskia Rollo, S.Th, MM.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI selaku Inspektur Upacara mengatakan, seperti kita ketahui bahwa pada hari Senin tanggal 14 Desember 2020 sekitar 15.40 WIT telah meninggal dunia Alm. Letjen TNI Hermas Asaribab (Wakasad) di RS Pusat Angkatan Darat Jakarta karena sakit.

” Atas nama TNI-Polri dan Pemerintah mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum. Semogga segala kesalahan dan kekhilafan serta dosa Almarhum dapat diampuni dan amal baktinya di terima di sisi Tuhan YME serta keluarga yang ditinggalkan semogga dapat menerima kepergian Almarhum dengan tabah, tawakal dan ikhlas, “ucap Pangdam.

Sebagai umat beragama yang percaya akan kekuasaan-Nya tentu kita menyadari benar bahwa kepergiaan alm sdh menjadi kehendak tuhan sang maha pencipta. Pada kesempatan ini kami juga mengucapkan penghargaan dan terimakasih kepada semua pihak yg telah memberikan bantuan baik moril maupun materiil sehingga pelaksanaan dapat berjalan dengan tertib dan lancar.

Dengan diserahkannya Jenazah alm dari pihak keluarga kepada pemerintah maka untuk selanjutnya jenazah akan di berangkatkan ke TMP Kesuma Trikora – Waena untuk dimakamkan secara militer.

Pukul 15. 25 WIT, Mobil Ambulance Lantamal X Jayapura yang membawa Jenazah Alm Letjen TNI Herman Asaribab (Wakasad) meninggalkan Mako Kodam XVII/Cenderawasih menuju ke TMP Kesuma Trikora – Waena.

Pukul 16.17 WIT, Penaburan bunga oleh Inspektur Upacara, Pangdam XVII/Cenderawasih dan anggota Keluarga Almarhum. Pukul 16.22 WIT, Peletakan Karangan Bunga dari Panglima TNI, Kapolri, KASAD, Kepala Staf Angkatan Laut, Kepala Staf Angkatan Udara, Pangkogabwilhan III, Pangdam XVII/Cenderawasih dan Pihak Keluarga.

Koorsahli Kasad Letjen TNI H. Ali Bogra dalam kesempatanya mengatakan, Upacara ini sebagai penghormatan dan penghargaan atas jasa darma bakti almarhum kepada bangsa dan negara semasa hidupnya. Kepergian Almarhum sesungguhnya sangat mengejutkan dan memberikan kesedihan kepada kita semua khsusnya bagi TNI AD.

” Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam dalamnya dan semoga Tuhan YME memberikan ketabahan, kesabaran dan bimbingan serta perlindungannya kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan, “tutur Koorsahli Kasad Letjen TNI H Ali Bogra.

Dengan kepergian Almarhum, kita semua telah kehilangan salah satu anak bangsa terbaik dari Putra Asli Papua yang memiliki karir cemerlang dengan jabatan terakhir sebagai Wakasad. Di dalam hidupnya beliau selalu berpegang teguh prinsip-prinsip perjuangan NKRI.

Beliau juga merupakan suri tauladan dalam melaksanakan tugas pengabdian, untuk itu saya mengajak kiranya melapangkan dada dan semogga kesalahan dan kehilafan serta dosa almarhum diterima disisi-Nya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *