Djuli Mambaya.ST: Pembangunan Jalan Sudah Dimanfaatkan Masyarakat

Papua
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jayapura, Honaipapua.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua, Djuli Mambaya, ST, mengatakan, saat ini pembangunan infrastruktur jalan sepanjang ruas jalan Sunyar – Padwa – Urfu sudah dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Biak Numfor.

“ Meskipun masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tapi dapat dipastikan sudah memberikan manfaat bagi rakyat,” kata Djuli Mambaya kepada wartawan, di Jayapura, Kamis (17/5/2018).

Dijelaskan Djuli, Pemerintah Provinsi Papua telah pastikan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Biak dan Tolikara berjalan dengan baik.
Untuk pekerjaan ruas jalan di Kabupaten Tolikara, kata Djuli, pembangunannya sudah tuntas 100 persen, meskipun ada temuan-temuan tapi sudah diselesaikan dengan pengembalian anggaran ke kas daerah.

“ Saat ini yang menjadi prioritas dan penting adalah pembangunan jalan yang sudah bisa dimanfaatkan oleh rakyat, baik pengaspalan maupun wilayah-wilayah pertanian dan patung NKRI yang ada di daerah Muai Bolakme. Jadi semua pekerjaan sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Lanjut Djuli, kemungkinan paket pekerjaan untuk Biak akan sedikit mengingat pengalihan anggaran banyak ke Dinas Olahraga dan Pemuda guna mendukung pelaksanaan PON XX tahun 2020 di Papua.

“ Kami harapkan dana infrastruktur bisa lebih besar lagi untuk Dinas PU, supaya pembangunan bisa dilakukan dengan baik, khususnya konektivitas antar wilayah dan mendukung pelaksanaan PON, ” katanya.

Pihaknya berharap ada dukungan dari DPR Papua dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur lain. “ Kami berharap ada dukungan dari masyarakat dan DPR terkait ini, ” jelasnya.

Ia menambahkan dalam APBD induk Provinsi Papua 2018, Dinas PUPR Papua hanya mengelolah dana infrastruktur kurang lebi 1 Triliun rupiah, dengan rincian Rp.400 miliar habis dipakai bangun jembatan Holtekamp dan Ring Road.
“ Sekitar Rp.500 miliar yang kami kelola untuk pekerjaan-pekerjaan kecil,” ujarnya. (bal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *