Tingkatkan Kapasitas, Bawaslu Siap Gelar Bimtek Terpadu

Papua Barat
Bagikan berita ini
  • 45
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    45
    Shares

Kaimana,Honaipapua.com,– Dalam rangka meningatkan kapasitas pengawas di TPS, maka pada tanggal 25 Maret mendatang, Bawaslu Kabupaten Kaimana akan menggelar Bimtek terpadu, yang akan dihadiri oleh pengawas TPS, Panwaslu Kelurahan/Kampung dan juga saksi TPS. Kegiatan bimtek terpadu ini rencananya akan dilaksanakan di Graha St. Martinus Kaimana, khusus untuk distrik Kaimana. Demikian diungkapkan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kaimana, Karolus Kopong Sabon, SE ketika ditemui media ini di ruang kerjanya, Kamis (21/3).

“ Bimtek ini sangat penting, karena akan membahas terkait dengan pengawasan pada saat pungut hitung. Yang mau kami tekankan pada saat Bimtek ini adalah kesepahaman antara pengawas TPS, KPPS dan juga saksi,” ungkapnya.

Menurutnya, ketika penyelenggara tingkat TPS dan saksi sudah sepaham, maka bisa mengantisipasi terjadinya persoalan pada hari pungut hitung.

“Sebenarnya yang rawan ini ada pada TPS. Oleh karena itu, kami mau jelaskan kepada peserta nanti, tugasnya KPPS itu apa saja, dan pengawas TPS maupun saksi parpol harus bisa paham itu. Begitu juga tugas saksi apa saja, harus dipahami oleh pengawas TPS maupun KPPS. Sama juga dengan tugas KPPS, harus dipahami baik oleh pengawas TPS dan saksi Parpol. Kalau ini sudah berjalan bagus, maka tentu segala persoalan tidak akan terjadi di tingkat TPS,” jelasnya.

Lanjut Karel, Bimtek ini juga akan dihadirkan KPUD Kaimana, dari divisi teknis yang akan menyampaikan materi tentang pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Selain itu, materi yang akan diberikan dalam bimtek terpadu ini antara lain; pengawasan pemungutan dan penghitungan suara di TPS, dan pelatihan saksi TPS.

“Kegiatan ini juga sebagai tindaklanjut Pasal 351 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum yang menyatakan bahwa; pelaksanaan pemungutana suara disaksikan oleh saksi peserta pemilu. Saksi sebagaimana dimaksud pada ayat (3), harus menyerahkan mandat tertulis dari pasangan calon atau tim kampanye, partai politik peserta pemilu atau dalon anggota DPD kepada KPSS. Kemudian di ayat yang ke 8 menyebutkan bahwa saksi sebagaimana dimaksud pada ayat (7), dilatih oleh Bawaslu. Maka Bawaslu Kaimana mengundang saksi TPS untuk mengikuti pelatihan ini,” tuturnya.

Kegiatan bimtek terpadu ini juga akan dilaksanakan serentak secara nasional, sehingga pada saat yang sama juga, dipastikan seluruh distrik melakukan hal yang sama. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *