Tidak Benar Proyek Box Cluvert Bandara Rendani Mangkrak

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com,- Seperti yang dilansir media ini edisi Rabu (17/7), terkait pekerjaan pembangunan perpanjangan landasan Rendani Mabokwari yang dikerjakan oleh PT.Bias Sinar Abadi dan diduga pekerjaan tersebut, mangkrak, diklarifikasi oleh Project Manajer Jumadi, bahwa nama perusahaan salah dan tidak benar proyek tersebut mangkrak.

” Saya kaget setelah dapat info berita di media online tentang pembangunan Box Cluvert dikerjakan oleh PT. Bias Sinar Abadi, dan disampaikan juga bahwa sudah enam bulan proyek tidak berjalan lagi, itu info yang diperoleh rekan media dilapangan dari orang lapangan yang Note bonenya adalah karyawan harian, yang sudah selesai kerja, tapi masih numpang tinggal tempati Base Camp, memang tidak tepat, karena oknum karyawan tersebut tidak tahu atau tidak mengerti soal nama perusahan dan kontrak, jadi wajar kalau pemberitaan menyimpang, sebab yang benar adalah kami dari PT. Oddysey Sarana Mandiri dan pekerjaan tahap pertama tahun 2017-2018 sudah selesai sesuai kontrak, tidak ada temuan atau masalah dilapangan, “ungkap Jumadi didampingi PPK Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Max Saborofek saat ditemui awak media, Jumat (19/7) di kantor Dishub Papua Barat.

Sementara Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Max Saborofek, menambahkan, pekerjaan pemancangan tiang Box Cluvert di areal bandara Rendani itu sudah sesuai dengan progress.

” Perkajaan itu dianggarkan tahun 2017-2018 sudah selesai sesuai dengan progress, ditahun 2019 tidak dianggarkan oleh pemerintah karena ada perubahan aturan, sehingga nanti tahun 2020 barulah akan dianggarkan lagi oleh pemerintah untuk melanjutkan pengerjaan pemasangan tiang pancang yang sudah tertanam puluhan bahkan ratusan batang didalam tanah, dan secara teknis tidak dilihat secara luas oleh semua orang, “ungkapnya.

Max menambahkan, rencana perpanjangan Run Way bandara Rendani itu 2.500 meter, saat ini yang sudah diukur bersama pak Gubernur itu ditambah 300 lagi, jadi yang tadinya sampai ditempat yang disebut polisi 13, saat ini diukur dan dikerjakan sampai pada patok di pohon sagu.

” Jadi, ditahun 2019 ini, pemerintah belum mengganggarkan dana untuk pekerjaan pengadaan tiang pancang, sebab kami masih mengurus perubahan administrasi untuk perubahan aturan, jadi, Dishub Pemrov PB berkewajiban menyelesaikan pengerjaan Box Cluvert sampai selesai, memakai dana APBD, barulah tahap berikutnya pemerintah pusat melalui Bandara bisa melanjutkan pembangunan landasan pacunya, dengan anggaran APBN hingga selesai, “tambahnya. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *