Semua Pihak Sepakat Lokasi Distrik Tugarni di Kensi KM 5

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Seperti yang dilansir media Honaipapua.com edisi kemarin terkait pro kontra lokasi ibu kota distrik yang ditentukan yaitu, wilayah Kensi Kilometer 5, akhirnya mendapatkan solusi.

Semua pihak sudah melakukan pertemuan dan menyepakati bahwa lokasi tersebut sudah tepat dan akan menyurati pemerintah daerah Kabupaten Kaimana agar bisa di lounching oleh pemerintah daerah Kabupaten Kaimana.

Musyawarah adat rencana penentuan ibu kota distrik Tugarni dihadiri oleh semua pihak terkait yakni; Kapolsek Teluk Arguni (IPTU. M. Rudy Alfasyat), Danramil Teluk Arguni (Lettu. Herman Sirfefa), Kepala Distrik Teluk Arguni (Septer Samaduda, SE), Ketua Dewan Adat Kabupaten Kaimana (Yohan Werfete), Kepala suku Kuri (Filemon Refideso) dan juga tokoh adat 10 kampung yang ada di Tugarni group.

Musyawarah adat ini juga dihadiri oleh pemilik tanah adat rencana lokasi ibu kota Distrik Tugarni, yakni, Musa Werfete, Agus Refideso, Yustinus Yaumina, Herman Werfete, Ferdinan Bari dan Arnol Bari.

Pertemuan adat yang dilakukan di rumah adat Sirosa kampung Maskur Distrik Teluk Arguni ini, yang dilaksanakan pada Jumat (3/9) dari pukul 10:00WIT hingga 17:00 WIT ini menyepekati beberapa bahwa lokasi ibu kota distik tetap berlokasi di Kensi KM 5.

Pertemuan yang dibagi menjadi dua sesi ini, dengan agenda sesi pertama yaitu mendengarkan aspirasi dari perwakilan 10 kampung yang ada di Tugarni Group. Sesi pertama ini dilanjutkan dengan agenda penyampaian arahan dan pendangan dari Kepala Distrik Teluk Arguni, Kapolsek Teluk Arguni, Kepala Suku Kuri dan Ketua Dewan adat Kaimana.

Kapolsek Teluk Arguni, IPTU. M. Rudy Alfasyat ketika dikonfirmasi melalui telepon celularnya mengakui bahwa pertemuan adat tersebut berjalan dengan lancar dan memperoleh kata sepakat, walaupun pertemuan adat tersebut sedikit memanas.

Syukur bahwa pertemuan tadi yang diikuti oleh semua pihak, terkait lokasi ibu kota distrik Tugarni yang merupakan pemekaran dari distrik Teluk Arguni, akhirnya mendapatkan kata sepakat oleh semua pihak, karena kemarin masih menjadi pro kontra terkait lokasi ibu kota distrik Tugarni ini, ungkap Kapolsek yang sudah berhasil memoles wajah kantor kapolsek berubah menjadi lebih ceriah beberapa waktu yang lalu dengan ide kreatifnya.

Lanjut Rudy, semua pihak sudah menerima dan sepakat, sehingga hasil pertemuan adat ini akan diketik oleh sekretaris suku Kuri dan akan disampaikan kepada pemerintah daerah Kabupaten Kaimana.

Hasil pertemuan tadi, semua pihak menerima pemekaran distrik Tugarni dan menerima lokasi ibu kota distrik sesuai yang sudah ada yaitu di kilometer lima Kensi. Salah satu syarat yang diminta oleh semua pihak adalah, kepala distrik yang nantinya akan menjabat sebagai kepala distrik Tugarni adalah anak-anak dari sepuluh kampung yang ada di Tugarni Group.

” Semoga keputusan ini menjadi keputusan final, sehingga masyarakat Tugrani Group bisa mendapatkan pelayanan maksimal dari pemerintah, “pungkas Kapolsek Rudy. (edo)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *