Seluruh KPPS Direncanakan Akan Dirapid Test Sebelum Bertugas

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Untuk menjamin optimalnya pelaksanaan tugas dan kewenangan di TPS, maka KPPS yang direkrut, direncanakan semuanya dirapid test terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jangan sampai ada KPPS yang sakit saat melaksanakan tugasnya tersebut. Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Kaimana melalui Divisi SDM KPU Kabupaten Kaimana, Talib Ali Fidmatan, ketika dikonfirmasi melalui telepon celularnya, Rabu (25/11).

Divisi SDM KPU Kabupaten Kaimana, Talib Ali Fidmatan

“Sampai saat ini perekrutan KPPS masih terus berjalan dan rencananya dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami akan melakukan bimtek kepada KPPS setelah bimtek dengan seluruh PPD. Kemungkinan besar, saat bimtek dengan KPPS ini juga, kami akan melakukan rapid test, untuk mengetahui sejauhmana kondisi kesehatan seluruh jajaran kita, terutama KPPS,” ungkapnya.

Talib juga menyebutkan bahwa, rapid test ini wajib dilakukan, pasalnya pelaksanaan pilkada 9 Desember 2020 nanti, masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Sehingga sudah sepatutnya seluruh jajaran KPUD di rapid test terlebih dahulu sebelum diberikan kepercayaan untuk melaksanakan tugasnya masing-masing, termasuk KPSS yang akan bertugas di masing-masing TPS.

“Untuk KPSS sendiri wajib hukumnya bahwa pada saat melaksanakan tugas dia betul-betul dalam kondisi prima. Kalau sehat ini kan secara umum, tetapi berhubung kita saat ini dalam kondisi pandemi, maka kami harus pastikan bahwa KPPS yang nanti kita tempatkan di masing-masing TPS ini tidak sedang divonis sakit terutama mengarah ke Covid-19. Jadi nanti kita rapid mereka. Kalau toh ada anggota KPPS dinyatakan reaktif, maka kami akan melakukan rapid ulang untuk memastikan apakah yang bersangkutan benar-benar terduga mengarah covid atau tidak. Karena rapid test ini kan hanya test awal dan mungkin saja suhu tubuh seseorang tinggi disebabkan faktor lain dan bukan covid. Sehingga kami akan lakukan test ulang, ketika ada KPPS yang hasil rapidnya menunjukan reaktif,” tuturnya.

Talib juga menjelaskan bahwa; jika ada anggota KPPS yang dinyatakan positif atau mengarah ke Covid, maka pihaknya akan langsung menggantikan KPSS yang bersangkutan. “Butuh pembukitan lebih jauh untuk menjust seseorang apakah positif Covid atau tidak. Jadi kalau memang benar anggota KPPS ada yang terindikasi kea rah Covid maka tentunya kami akan mencari penggantinya. Sehingga pelaksanaan tahapan pungut hitung di TPS bisa berjalan lancar,” ungkapnya.

Selain itu, bimtek KPPS yang nantinya akan di laksanakan dalam waktu dekat ini, akan dipusatkan di beberapa tempat, khusus untuk wilayah Kaimana kota dan sekitarnya. Usai bimtek KPSS di wilayah kota dan sekitarnya, KPU Kaimana akan mobile dari distrik ke distrik untuk memberikan bimtek kepada anggota KPSS yang ada di kampung-kampung.

“Perubahan-periubahan mekanisme saat pemungutan dan penghitungan surat suara ini cukup banyak, sehingga KPPS wajib harus tahu itu. Materi-materi inilah yang akan kami sampaikan kepada mereka, karena pilkada kali ini agak berbeda. Dengan harapan setelah bimtek, seluruh KPPS sudah tahu apa yang harus dilakukan saat pelaksanaan dihari-H. Kami sangat berharap agar KPPS yang sudah dan sedang kita rekrut ini, benar-benar mendukung KPU agar pelaksanaan pilkada di Kaimana ini bisa berhasil sukses,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *