Satgas Covid 19 Kaimana, Umumkan 1 Positif Corona

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com – Setelah sekian bulan masih bertahan dengan ODP dan OTG, akhirnya Kaimana mengumumkan secara resmi bahwa, satu warga Kaimana dinyatakan positif virus Corona. Hal ini disampaikan oleh Ketua Satgas Covid 19 Kaimana, Matias Mairuma ketika konferensi Pers di Kantor Bupati Kaimana, Kamis (28/5/2020).

“ Pagi ini kami mengadakan konferensi pers untuk menyampaikan bahwa 36 sampel yang sudah dikirim ke Jayapura beberapa waktu yang lalu, satu diantaranya positif. Yang bersangkutan berinisial TG 23 tahun. Dan saat ini yang bersangkutan sudah diisolasi di ruang rawat,” tegasnya.

Sebelumnya Satgas Covid 19 Kaimana sudah mengirimkan 36 sampel swab PCR ke Jayapura. Pasca pengiriman 36 sampel tersebut, masyarakat sudah memprediksikan bahwa ada diantara ke 36 sampel tersebut, pasti ada sampel yang positif. Dan ternyata prediksi masyarakat tepat.

Didampingi Kapolres Kaimana, Dandim 1713 Kaimana, Danyon 764 Iamba Baua, Sekda Kaimana, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan beberapa pimpinan OPD yang ada di lingkup pemkab Kaimana, Matias Menegaskan bahwa, Sementara itu, dari pantauan wartawan, aktifitas masyarakat Kaimana masih normal selama ini. Banyak warga yang masih belum menggunakan masker saat di luar rumah. Warga Kaimana juga banyak yang masih belum menerapkan phisycal distancing.

Ketua Satgas Covid 19 Kaimana juga menjelaskan bahwa, salah satu pasien positif corona ini sudah mulai ditangani sejak diipastikan positif. “ Mulai tadi malam kami sudah memberikan perawatan, memberikan asupan gizi, dengan harapan yang bersangkutan bisa melewati masa sulitnya,” ujarnya.

Selain itu. Ketua Satgas Covid Kaimana juga menegaskan bahwa, mulai hari ini dan seterusnya, akan ada kebijakan untuk menerapkan phisycal distancing.

“ Kami mau sampaikan kepada seluruh masyarakat Kaimana bahwa barang ini dia sudah ada di Kaimana. Stop dengan keluar-keluar malam. Stop dengan gerombolan pada saat malam hari. Kalau menurut saya, pakai rotan Jawa saja. Karena instruksi dari pemerintah tidak didengar. Sekarang tergantung kita, apakah kita mau barang ini jauh dari kita, atau justru masuk ke dalam diri kita. Kami menghimbau agar seluruh masyarakat Kaimana tingkatkan kedisiplinan dan tertib mengikuti anjuran pemerintah,” ungkapnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *