Realisasi Anggaran Semester 1, Capai 25 Persen

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Sampai dengan bulan Juni tahun 2020 kemarin, realisasi APBD Tahun anggaran 2020 mencapai 25 persen. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Kaimana, Irsan Lie ketika dikonformasi diruang kerjanya, usai mendengarkan laporan realisasi semester pertama dari tim anggaran pemerintah daerah Kabupaten Kaimana yang didampingi beberapa pimpinan OPD di ruang rapat DPRD Kaimana, Senin (10/8).

“ Terkait dengan agenda kita hari ini yaitu laporan realisasi anggaran untuk semester pertama dan juga prognosis untuk perencanaan anggaran enam bulan berikutnya. Info awal yang tadi kami dapatkan saat rapat itu, secara garis besar baru berkisar di 25 persen. Rapat kerja yang sudah dibuka tadi itu kami bagi jadi dua rapat kerja, pertama itu laporan realiasai anggaran semester pertama dari tim anggaran pemerintah daerah Kabupaten Kaimana. Rapat tadi juga untuk melihat gambaran serapan anggaran secara umum,” ungkapnya.

Lanjut dia, salah satu penyebab dan menjadi penyebab utama rendahnya daya serap anggaran 2020 adalah pandemi covid yang saat ini masih terus berjalan. “Untuk realisasi anggaran ini, tidak bisa dipungkiri bahwa Covid ini juga menjadi salah satu kendala. Karena lebih banyak program kegiatan yang belum jalan. Ini mungkin juga dirasakan sebagian besar Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia saat ini. Bukan hanya di Kaimana saja,” ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan serapan anggaran ini, lebih banyak yang direalisaikan adalah belanja pegawai. Sementara belanja publik ini, dari data yang disampaikan tim anggaran, masih sangat kecil.

“ Untuk serapan anggaran semester pertama ini juga lebih banyak adalah belanja pegawai. Kalau untuk belanja public masih sangat kecil, padahal belanja public inilah yang menjadi pemicu pertumbuhan perekonomian masyarakat,” lanjutnya.

Lie juga mengatakan bahwa, dengan realiasai anggaran yang baru mencapai 25 persen ini, maka mau tidak mau, enam bulan kedepan, pemerintah daerah akan bekerja ekstra untuk bisa menyerap anggaran yang belum dibelanjakan.

“ Pak Jokowi juga kan sudah meminta kepada seluruh menteri untuk bekerja ekstra agar serapan anggaran lebih optimal. Dan tidak menutup kemungkinan juga, itu akan dilakukan di Kaimana. Karena tinggal enam bulan lagi. Makanya tadi saya katakan bahwa mungkin saja OPD akan bekerja ekstra di semester berikutnya ini,” ujarnya.

Dari seluruh OPD yang ada di Kabupaten Kaimana, baru Dinas Lingkungan Hidup yang serapan anggarannya tertinggi.

“ Kalau untuk serapan anggaran masing-masing dinas atau OPD, barulah Dinas Lingkungan Hidup. Dan itu juga ada dibelanja pegawai. Tadi juga disarankan oleh teman-teman agar bagaimana supaya serapan anggaran di semester beriktunya ini bisa lebih bagus. Artinya teman-teman OPD juga harus siap untuk bisa bekerja ekstra,” pungkasnya.

Sementara itu, rapat kerja ini akan dilaksanakan selama tiga hari, terhitung sejak hari ini Senin (10/8) sampai dengan Rabu (12/8) dengan agenda selanjutnya yaitu pembahasan di tingkat komisi-komisi dewan. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *