Rayakan HLH Sedunia, LH Kaimana Gelar Jalan Sehat

Papua Barat
Bagikan berita ini
  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    11
    Shares

KAIMANA, Honaipapua.com,- Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh pada 5 Juni yang lalu, serta melakukan sosialisasi tentang lingkungan hidup kepada masyarakat, maka dinas lingkungan hidup Kabupaten Kaimana, menggelar jalan sehat yang diikuti sekitar 500-an warga yang berada didalam kota Kaimana.

Jalan sehat ini dimulai pada pukul 06:00 WIT dari gedung pertemuan Krooy, dengan finish di timbunan JK, pada Jumat (29/6).

Kegiatan ini juga diikuti oleh sebagian besar pimpinan OPD yang ada dilingkup Pemkab Kaimana. Seluruh peserta pun diberikan baju, sebagai salah satu media sosialisasi lingkungan hidup kepada masyarakat.

Tahmid Husein, asisten I Setda Kaimana, mengungkapkan, masih banyak warga masyarakat Kaimana yang pola hidupnya masih belum bersahabat dengan lingkungan.

Dan menurutnya, ini menjadi PR besar bagi semua pihak kedepannya, agar bisa menyelamatkan lingkungan hidup terutama lingkungan yang ada di Kabupaten Kaimana.

Masih banyak masyarakat kita yang perilakunya tidak mencintai lingkungan dan masih ada warga kita yang mejadikan pantai dan laut sebagai tempat pembuangan sampah.

Ini perlu menjadi perhatian kita semua, dan kita semua punya tanggung jawab untuk hal ini. Apabila dalam keseharian kita, kita menjumpai warga yang buang sampah tidak pada tempatnya, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk menegur. Tentunya dengan bahasa dan sikap kita yang halus. Sehingga yang bersangkutan juga bisa menerima teguran dari kita.

Sementara itu, Ketua DPRD Kaimana, Frans Amerbay, ketika dikonfirmasi usai kegiatan mengungkapkan, sosialisasi yang dilakukan harus lebih tingkatkan lagi, terutama terhadap masyarakat yang daerah atau wilayahnya masih termasuk kumuh dan kotor.

Ini perlu menjadi perhatian kita semua, tetapi yang perlu saya tekankan disini bahwa kita pemerintah daerah juga harus menunjukan contoh yang bagus. Artinya kita berharap agar masyarakat bisa merubah pola perilakunya, teteapi ketika ada kegiatan setelah itu, sampah berserakan dimana-mana.

” Ini kan contoh yang tidak bagus juga. Jadi kalu bisa kita sebagai contoh untuk masyarakat, “ungkapnya.

Kaitan dengan minimnya bak sampah yang dikeluhkan oleh masyarakat, lanjut Frans, dinas terkait harus segera mengambil langkah.

” Karena dinas ini juga termasuk dinas baru, sehingga kami berharap kalau memang masih perlu banyak bak sampah, maka rencanakan itu dan usulkan ke DPRD. Kalau untuk kepentingan masyarakat, pasti dewan akan mendorongnya, “ujarnya.

Selain itu, Frans juga berharap agar dinas terkait bisa memeberdayakan RT-RT yang ada. Kerjasamalah dengan RT-RT. Berikan pemahaman kepada mereka, sehingga mereka secara sadar bisa mensosialisasikan tentang lingkungan kepada warganya masing-masing. Bila perlu ada instruksi bupati atau kepala daerah yang mengatur secara lebih rinci soal itu.

Karena masyarakat kita di Kaimana harus didekati dengan cara-cara atau metode seperti itu. Karena contoh selama ini bahwa walaupun papan himbauan untuk tidak menggali pasir besar-besar ada disitu, tetapi warga masiah tetap menggali pasir.

” Hal-hal seperti ini yang membuat kita harus memikirkan cara menyadarkan masyarakat kita dari perlikau negatif terhadap lingkungan sekitar kita, “tuturnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *