Rapid Test di Kaimana Kini Berbayar Rp. 125.000,-

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Sejak beberapa waktu yang lalu, pasca dibukanya jalur udara dan laut oleh pemerintah, membuat pengurusan rapid test oleh masyarakat kian tinggi. Terhitung sampai hari Sabtu (22/8) kemarin, sudah sekitar 700-an masyarakat yang mengurus rapid test. Hal ini diungkapkan oleh Direktur RSUD Kaimana, dr. Joulanda Mentang ketika dikonfirmasi di gedung DPRD Kaimana, Senin (24/8).

Nampak Antrian Rapid Test di RSUD

Menurutnya, pengurusan rapid test dari hari ke hari pada pekan lalu selalu mengalami trend kenaikan.

“ Untuk beberapa pekan kemarin memang belum terlalu banyak, walaupun pesawat sudah bisa masuk Kaimana. Tetapi kemarin pada saat dibukanya jalur laut dengan masuknya KM.Nggapuluh itu, semakin banyak masyarakat yang melakukan rapid test,” ungkapnya.

Ketika disinggung soal rapid test kini berbayar, lanjut Joulanda, hal ini dilakukan atas petunjuk pimpinan.

“ Kalau untuk rapid test berbayar ini memang kami sendiri juga hanya mengikuti petunjuk dari atasan. Untuk Rapid Test saat ini dipungut seratus dua puluh lima ribu rupiah. Kalau atasan bilang harus berbayar, saya pikir kami harus lakukan itu. Kalau untuk alasan kenapa sampai berbayar, kami sendiri belum tahu pasti sampai sekarang. Intinya, kami hanya melaksanakan perintah dari atasan kami, dan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan rapid test,” tuturnya.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kaimana, untuk tetap menjaga jarak, dan selalu menggunakan APD saat berhubungan dengan lingkungan diluar rumah.

“Untuk masyarakat, kami menghimbau agar tetap menjaga kesehatan, jaga jarak, dan tetap mengacu pada protokol kesehatan yang dihimbau oleh pemerintah, sehingga kita semua bisa bersama-sama memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *