PTSP Kaimana Usulkan Seribu Tambahan Penerima Tangan Kasih

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Untuk menjawab calon penerima bantuan tangan kasih dari Gubernur Provinsi Papua Barat, bagi tenaga kerja formal dan informal yang belum berkesempatan mendapatkan bantuan ini, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana, melalui Dinas Penanaman Modal, Perijinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Kabupaten Kaimana kembali mengusulkan 1.000 calon penerima ke Provinsi Papua Barat.

Kepala Dinas PMPTSP TK Kabupaten Kaimana, Siti Rahma Iribaram, SE,M.Si

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas PMPTSPTK Kabupaten Kaimana, Siti Rahma Iribaram, SE,M.Si ketika dikonfirmasi via telepon celularnya, Kamis (22/10).

Wanita yang kerap disapa dengan sapaan Yama ini mengakui bahwa, data yang masuk ke pihaknya sampai saat ini sudah lumayan banyak.

Foto Penyerahan Bantuan Tangan Kasih dari Gubernur Provinsi Papua Barat, bagi Penerima Bantuan di Bandara Utarom Kaimana Beberapa Waktu yang Lalu

“Pasca bantuan tangan kasih ini disalurkan, masih banyak warga masyarakat kita, baik tenaga kerja formal dan informal mereka datang ke kami dan menyampaikan bahwa, nama mereka belum masuk dalam daftar penerima. Olehnya, kami langsung mendata mereka, sesuai dengan identitas kependudukannya, sekaligus pekerjaan dan tempat kerjanya. Awalnya, memang kami sampaikan kepada mereka bahwa datanya kami bisa masukkan terlebih dahulu, tanpa memberikan penjelasan kepada mereka bahwa bantuan ini akan ada atau tidak, karena harus disesuaikan dengan kesanggupan keuangan provinsi,” ungkapnya.

Yama juga mengatakan bahwa, beberapa waktu yang lalu, utusan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat datang ke Kaimana, untuk melakukan monitoring terkait penyaluran bantuan tangan kasih tahap pertama ini.

“Kemarin petugas dari provinsi ada disini dan mereka mengatakan kepada kami bahwa, dibuka pengusulan tambahan penerima tangan kasih tahap pertama. Namun untuk jumlahnya ini langsung ditentukan dari pemerintah provinsi, yakni sebanyak 1.000 orang,” ujarnya.

Berbeda dengan tahap pertama, dimana; penerima bantuan tangan kasih mencapai 3.000-an penerima, untuk usulan tambahan ini hanya disediakan sebanyak 1.000 penerima.

“Ini yang kami harus jelaskan kepada masyarakat kita supaya semua bisa paham, bahwa untuk tambahan penerima bantuan tangan kasih ini, masing-masing kabupaten/kota diberikan kuota sebanyak 1.000 penerima. Dari 1.000 penerima ini juga dibagi lagi, yakni; untuk OAP sebanyak 80 persen, dan untuk Non OAP sebanyak 20 persen. Ini yang disampaikan kepada kami, sehingga saat ini kami masih melakukan pendataan calon penerima bantuan tangan kasih dari pak gubernur ini, sesuai dengan yang diminta yaitu 80 persen 20 persen itu,” tuturnya.

Yama juga menambahkan bahwa, untuk tahap kedua ini masih belum pasti kapan akan di distribusikan.

“Untuk tambahan ini juga masih harus dilihat dengan keuangan dari provinsi. Tapi dari informasi yang kami dapatkan, kalaupun nanti usulan kita bisa terjawab karena anggarannya sudah ada, maka pendistribusiannya palingan jatuh sekitar bulan November ini. Kami berharap agar seluruh pekerja baik formal dan informal ini bisa mendapatkan bantuan, bisa meringankan beban hidup dimasa pandemi ini. Data yang sementara ini kami siapkan, akan kami usulkan ke provinsi untuk bisa diakomodir secepatnya,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *