Oknum PNS Disperhub Kaimana Kena OTT

Papua Barat
Bagikan berita ini
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

KAIMANA,Honaipapua.com-, Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Perhubungan kabupaten Kaimana terkena Oprasi Tangkap Tangan (OTT) oleh tim Sapu Bersih Pungutan Liar (SAPBER) Reskrim Polres Kaimana.

Dari OTT, Tim Sapberpungli berhasil mengamankan uang tunai senilai Rp 2.770.000, dan karcis yang digunakan sebagai alat untuk melakukan pungutan terhadap retribusi parkir dari Bampenda Kabupaten Kaimana.

Ketua Tim Sapber Punggli Kabupaten Kaimana Kompol Ismail.Ibrahim, dalam keteranganya membenarkan adanya OTT yang dilakukan pihaknya yang terjadi pada awal Agustus lalu diterminal Tanggaromi Distrik Kaimana.

” Terkait dengan adanya pungutan liar ini sudah kami dengar lama oleh laporan masyarakat, tim tim kami terus malakukan pemantauan, dan kedapatan itu tanggal 2 agustus 2018, langsung kami tangap, dan memang disana karcis yang diberikan untuk sekali parkir itu hanya Rp 1.500 untuk se kali parkir, tetapi dipungut Rp 10.000 kepada setiap mobil, inikan sudah pungli, dari hasil itu kita mendapatkan uang tunai sebesar Rp 2.770.000-“terangnya.

Untuk Oknum PNS Dinas Perhubungan dimaksud, lanjut dikatakan, sampai dengan saat ini, masih tetap melakukan wajib lapor.

” Karna dia PNS, dia hanya wajib lapor” jelasnya engan memyebutkan nama dari oknum PNS karna masih belum digelar untuk ditetapkan tersangka.

Terkait dengan kasus ini,ditambahkan harus tetap dilanjutkan hingga ke persidangan, sehingga menjadi efek jerah bagi semua pihak.

” Walaupun kecil, tetapi harus diproses, supaya menjadi pelajaran bagi yang lain, sehingga kemrin anggota sudah ambil keterangan dari beberapa saksi, yakni kepala dinasnya, kepala seksinya dan bendahara dinas Perhubungan”tegasnya.

Secara terpisa Wakil Bupati Kaimana, Ismail.Sirfefa.S,Sos, M.Hum, memberikan apresiasi atas kinerja Tim Sapberp Pungli. Menurut wakil bila terbukti sanksi disiplin hingga pemecatan akan diberikan kepada oknum PNS tersebu.

” Memang secara kedinasan kami sudah dengar, dan kami sudah pangil, namun katanya itu miscomunikasih, tetapi kalau ini benar dan ada bukti yang kuat, kami akan berikan sanksi kepada yang bersangkutan” tegas wakil bupati.

Dia berharap agar ASN, untuk melaksanakan Tugas sebagaimana aturan yang berlaku sehingga tidak terjerat OTT oleh tim Sapber Pungli.

Sekedar diketahui, terkait dengan kasus ini, dari pantauan wartawan, sejak pagi kepala dinas perhubungan, dan kepala seksi perhungan darat serta bendara dinas perhubungan telah memenuhi undangan sebagai saksi, untuk memberikan keterangan terkait kasus dimaksud. (tmk/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *