Nasdem Minta Penyelenggara Pemilu Efisiensikan Anggaran Pilkada Kaimana

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -DPRD Kabupaten Kaimana memberikan warning kepada penyelenggara pemilu di Kabupaten Kaimana yakni KPUD Kaimana dan Bawaslu Kaimana untuk bisa efisien dalam menggunakan anggaran Pilkada yang terhitung lebih besar jika dibandingkan dengan daerah lainnya.

Warning ini disampaikan oleh salah satu anggota Partai Nasdem yang duduk di kursi DPRD Kaimana, Simon Fofid, pada saat Rapat Dengar Pendapat terkait pelaksanaan tahapan pilkada di Kabupaten Kaimana di ruang sidang DPRD Kaimana, Selasa (4/8).

Menurutnya, anggaran yang sudah diberikan oleh pemerintah daerah ini bisa dijadikan tolak ukur suksesnya pelaksanaan pilkada di Kabupaten Kaimana.

“ Yang berikut yang kami mau sampaikan adalah terkait anggaran pilkada. Karena anggaran ini sudah diatur untuk kepentingan rakyat, dalam hal ini kepentingan pilkada. Kalau anggaran untuk Bawaslu sudah pas. Kalau untuk KPU Kaimana ini, apakah masih kurang ataukah lebih. Kalau kurang ya, artinya kita bisa kasih, tetapi kan harus ada alasan-alasan mendasar. Kan begitu,” ungkapnya.

Sementara itu, pemerintah daerah telah mengeluarkan anggaran untuk penyelenggara pemilu sebesar Rp.55.028.739.000. Total anggaran pilkada ini, untuk KPUD Kaimana sebesar Rp. 41.000.765.000 dari anggaran yang diusulkan KPUD Kaimana sebesar Rp. 45 Miliar, sebelum rasionalisasi dengan tim anggaran pemerintah daerah Kabupaten Kaimana. Untuk Bawaslu Kaimana, pemerintah daerah Kaimana memberikan anggaran sebesar Rp. 14.027.974.000.

“ Oleh karena itu, dari anggaran yang cukup besar ini, kami berharap agar penyelenggara pemilu di Kaimana ini, bisa menghadirkan pilkada atau demokrasi yang baik, tetapi juga efisien dan juga bisa berhasil baik. Kalau masih kurang ya artinya kita bisa dorong untuk anggaran pilkada ini, tetapi kan harus disertai dengan alasan-alasan yang paling mendasar dan dapat dipertanggung jawabkan,” ujarnya.

Fofid juga meminta kepada penyelenggara pemilu yaitu KPUD Kaimana, untuk bisa memperhatikan efisiensi anggaran bagi program-program yang dilaksanakan dengan melibatkan pihak ketiga.

“ Efisiensi anggaran ini juga kami harapkan supaya harus diperhatikan, baik itu efisiensi dalam semua tahapan pilkada, tetapi program-program yang dilaksanakan dengan pihak ketiga juga harus memperhatikan efisiensinya. Jadi bagaimana supaya dari total anggaran ini, bisa efisien dan bisa menghadirkan pemilu yang berkualitas. Pemilu berkualitas dan anggaran seratus persen selesai juga tidak masalah. Yang penting, pertanggungjawabannya juga harus jelas, karena semua mata akan melihat hal ini dan pastinya diawasi. Teman-teman tadi juga sudah memberikan banyak masukkan. Ketika kita semua berpikir untuk kepentingan negeri ini, maka semuanya pasti akan berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *