KPU Kaimana Jadwalkan Test Wawancara PPD Per 8 Februari

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,honaipapua.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kaimana sudah mengagendakan pelaksanaan test wawancara untuk PPD seluruh distrik Kaimana. Mereka yang berhak untuk mengikuti test wawancara ini adalah peserta yang sudah lolos seleksi administrasi, dan test tertulis yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu oleh KPU Kaimana.

Divisi SDM KPU Kabupaten Kaimana, Talib Ali Fidmatan

Jumlah peserta yang nantinya akan mengikuti test wawancara yang dijadwalkan akan dimulai tanggal 8 – 10 Februari ini sebanyak 70 orang, dengan rincian masing-masing distrik sebanyak 10 orang yang dinyatakan lolos pada tahapan seleksi test tertulis.

Divisi SDM KPU Kaimana, Talib Ali Fidmatan ketika dikonfirmasi di Kaimana mengatakan bahwa peserta yang lolos test tertulis ini benar-benar berdasarkan kemampuan prinadinya masing-masing, dan tidak ada intervensi nilai dari siapapun. Pasalnya, test tertulis ini menggunakan system CAT, sehingga benar-benar menguji kompetensi dan kualitas peserta test.

“Jujur bahwa test tertulis ini tidak ada intervensi dari pihak manapun. Karena peserta test diuji kemampuannya dengan soal-soal yang sudah disusun oleh penyelenggara. Setelah ujian tertulis berakhir, peserta langsung bisa melihat hasil ujiannya. Dan kami dari panitia juga langsung mendokumentasikan hasil nilai yang didapatkan untuk masing-masing peserta. Ini penting untuk mengantisipasi jangan sampai ada peserta yang protes dengan hasil yang didapatkannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kaimana, Kristianus Maturbongs ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan bahwa test wawancara yang akan dilaksanakan tanggal 8 hingga 10 Februari mendatang, akan menguji integritas, professional dan emosional para peserta test yang sudah dinyatakan lolos test tertulis.

“ Integritas, professional dan emosional merupakan tiga hal yang akan menjadi kisi ujian pada saat seleksi wawancara. Sebagai penyelenggara tentunya kita dituntut untuk berintegritas. Artinya integritas ini harus ada dalam diri penyelenggara. Begitu juga dengan professional dan emosional. Dan untuk test wawancara ini, nantinya akan melibatkan lima komisioner KPU Kaimana, dan akan dilaksanakan di sekretariat KPU Kaimana,” ungkapnya.

Lanjut Maturbongs, ASN yang dinyatakan lolos test tertulis pun akan diwawancarai terkait integritas. “Artinya ini juga harus kami test, bahwa ketika dia (ASN) mengikuti test ini jangan sampai ada kepentingan tertentu. Jangan sampai mereka melamar masuk menjadi tenaga PPD ini karena titipan sesorang. Artinya, kami dari penyelenggara memastikan agar seluruh jajaran penyelenggara dari kabupaten hingga desa mempunyai satu tujuan yaitu; mensukseskan pemilukada ini menjadi pemilu yang bermartabat. Sehingga pastinya hanya lima orang saja yang akan dinyatakan lolos menjadi PPD dan lima lainnya dari 10 orang ini, sebagai daftar tunggu. Kami juga berharap agar test wawancara yang akan dilaksanakan ini bisa berjalan lancar dan memperoleh hasil yaitu PPD yang mempunyai tiga point tadi, yakni; berintegritas, professional dan memiliki emosional yang baik,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *