KPU Kaimana Berharap Pemilih Rasional Meningkat di Pilkada 2020

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kaimana meminta kepada seluruh anggota PPD terpilih untuk gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kaimana. PPD juga diminta untuk benar-benar menjadi perpanjangan KPU Kabupaten dalam mensukseskan penyelenggaraan pemilihan umum, termasuk memberikan pemahaman kepada masyarakat (pemilih).

Hal ini ditegaskan oleh Divisi SDM KPU Kaimana, Talib Ali Fidmatan ketika dikonfirmasi di Kaimana. Menurutnya, PPD juga harus bisa turun sampai ke kampung-kampung untuk memberikan pemahaman terkait tahapan pelaksanaan pemilu, terutama pelaksanaan pemungutan suara dan perhitungan perolehan suara pada pilkada 2020 ini.

“Kami sangat berharap bahwa penyelenggara ditingkat bawah ini, tidak hanya sekadar menjadi penyelenggara saja, tetapi betul-betul menjadi perpanjangan tangan dari KPU Kabupaten. Tidak hanya sekedar masuk menjadi PPD, setelah masuk duduk diam dan menunggu perintah untuk menjalankan tugas. Tidak seperti itu,” ungkapnya.

Talib juga mengatakan bahwa sebagai pelaskana di tingkat distrik, maka PPD juga bisa melakukan inovasi-inovasi untuk meningkatkan kesadaran pemilih ditingkat mulai dari distrik hingga ke kampung-kampung.

“ Bagaimana mereka bisa bergerak untuk meningkatkan kesadaran pemilih. Jadi intinya itu, ada pendidikan pemilu ditingkat bawah, dan hal ini bisa maksimal kalau perannya dimainkan secara maksimal oleh PPD, selain dari tugas utamanya yaitu proses-proses teknis,” ujarnya.

Lanjut dia, sosialisasi yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten harusnya sampai ke kampung-kampung. Tetapi karena terbentur waktu dan juga kendala lainnya, maka PPD yang diharapkan untuk bisa melakukan itu. “Walaupun kita dari tingkat kabupaten selalu berupaya untuk sampai ke jkampung-kampung,” tuturnya.

Talib juga mengatakan bahwa ketika sosialisasi dilaksanakan dengan optimal, maka pemilih yang benar-benar mimilih berdasarkan hati nurani bisa meningkat.

“ Yang kami inginkan adalah pemilih rasional ini dia betul-betul muncul. Artinya orang memilih berdasarkan hati nuraninya berdasarkan visi dan misi calon kepala daerah. Tidak berdasarkan unsure kedekatan, karena diberikan materi / uang, atau dengan iming-iming yang lain. Sehingga kami berharap, peran ini bisa dimainkan secara baik oleh PPD dalam meningkatkan partisipasi pemilih rasional,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *