Ketua Satagas Covid-19 Kaimana: ‘Aktfitas Pasar Tetap Jalan Seperti Biasa’

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Menindaklanjuti beredarnya postingan yang sudah menghebohkan masyarakat yakni tiga hari tanpa aktifitas masyarakat tertanggal 10 April hingga 12 April 2020, Ketua Satgas Covid-19 Kaimana, yang juga menjabat sebagai sekretaris daerah Kabupaten Kaimana, Rita Teurupun, S.Sos membantah bahwa informasi tersebut tidak benar. Hal ini dijelaskan ketika dikonfirmasi via telepon celularnya, Kamis (9/4).

Menurutnya, tidak ada himbauan atau keputusan dari Satgas Covid-19 Kaimana, maupun pemerintah daerah Kaimana terkait hal tersebut. “Jadi yang saat ini masyarakat dengar itu, informasinya tidak jelas. Tidak ada himbauan maupun perintah atau keputusan dari pemerintah daerah untuk penutupan pasar. Aktifitas pasar berjalan seperti biasa dan masyarakat lainnya tetap dirumah mengikuti petunjuk pemerintah. Jadi sekali lagi saya tegaskan bahwa informasi itu tidaklah benar,” ungkapnya.

Menurutnya, pasar adalah fasilitas public yang sangat penting sehingga tidak akan ditutup. “ Pasar ini kan pusat perekonomian masyarakat. Kalau tutup terus masyarakat mau penuhi kebutuhan hidupnya bagaimana. Di pasar ini juga, mama-mama asli kita, ataupun pedagang kecil mendapatkan penghasilan, sehingga tidak ada penutupan. Memang benar bahwa kemarin itu ditutup karena ada penyemprotan disinfektan. Tapi kalau tutup dua tiga hari mendatang tidak benar informasi tersebut,” ujarnya.

Lanjut Sekda Rita, masyarakat harus tetap mengikuti anjuran pemerintah sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran Corona di Kabupaten Kaimana. “ Kalau untuk pasar tetap jalan, tetapi masyarakat diharapkan untuk mengikuti himbauan pemerintah, tetap dirumah, dan jika keluar rumah pun ketika ada kepentingan yang sangat urgent. Mari kita sama-sama berjuang untuk melawan penyebaran virus Corona ini. Kami juga berharap agar masyarakat jangan percaya dengan postingan-postingan di media sosial begitu saja. Informasi yang benar itu datang dari juru bicara Covid-19 Kaimana, sehingga tidak boleh langsung percaya postingan orang. Cari tahu dulu kebenaran informasi tersebut. Jangan langsung di sebarkan di media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan penanganan Covid-19 di Kaimana, lanjut Sekda Rita, pemerintah daerah dan juga Satgas Covid-19 Kaimana akan berupaya optimal untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus dan juga melakukan pengawasan optimal kepada orang-orang yang sudah ditetapkan sebagai ODP maupun PDP dan OTG.

“ Kami berharapa agar masyarakat tidak panic, karena kalau panik maka akan memunculkan resiko kesehatan lainnya. Waspada, iya. Tapi jangan panik. Kalau semua masyarakat mengikuti anjuran pemerintah maka saya yakin, penyebaran virus tidak akan terjadi di Kabupaten Kaimana,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *