Kapolres Kaimana: ‘Tetap Jaga Keamanan di Kabupaten Kaimana’

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Buntut dari rasisme yang diduga dilakukan oleh Ambroncius Nababan, Kapolres Kaimana, AKBP. Iwan P. Manurung, SIK meminta kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Kaimana, untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kaimana.

Salah Satu Foto Penyampaian Laporan Polisi oleh KNPI Papua Barat

Menurutnya, kasus dugaan rasisme yang dilakukan oleh Nababan ini, sedang ditangani oleh Polda Papua Barat, sehingga masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tetap beraktifitas seperti biasanya. Hal ini diungkapkan Kapolres Iwan ketika dikonfirmasi di Mapolres Kaimana, Senin (25/1).

Kapolres Kaimana, AKBP. Iwan P. Manurung, SIK

“Saat ini kasus dugaan rasisme yang dilakukan oleh Nababan, sudah ditangani Dit Krimsus Polda Papua Barat yang juga berkoordinasi dengan Bareskrim Polri. Oleh karena itu, kami mengharapkan kepada seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Kaimana, untuk tetap menjaga stabilitas keamanan dan jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu keamanan, dan jangan mudah terpancing dengan berita-berita hoax, yang akan memecah belah persatuan. Ingat, saring dulu sebelum di share setiap informasi yang kita dapatkan, agar kita tidak terjerat kasus hukum. Tetap jaga soliditas antar seluruh lapisan masyarakat guna menciptakan Kabupaten Kaimana yang aman dan tertib. Kalau bukan kita siapa lagi, dan kalau bukan sekarang, kapan lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi, S.I.K,M.H membenarkan bahwa adanya laporan polisi yang dilayangkan oleh Ketua KNPI Papua Barat, Sius Dowansiba bersama pengurus KNPI Papua Barat, terkait viralnya ujaran rasisme oleh salah satu akun facebook atas nama Ambrosius Nababan terhadap seorang aktivis Papua yakni, Natalius Pigai dengan nomor LP : /LP/17/I/2021/Papua Barat yang dilaporkan ke SPKT Polda Papua Barat pukul 13:46 WIT.

Usai membuat laporan polisi, Ketua KNPI Papua Barat membacakan pernyataan sikap dihadapan pejabat Polda Papua Barat, Dir Krimum-Kombes Pol Ilham Saparona, SIK, Dir Krimsus-Kombes Pol.Romylus Tamtehena, S.Sos,SIK,M.Krim, Kabid Propam-Kombes Pol. Bulang Bayu Samudra, SIK dan Kabid Humas-Kombes Pol. Adam Erwindi, SIK,MH.

Pernyataan sikap pelapor atas nama Ketua KNPI Papua Barat bersama pengurus bahwa; mengecam keras sikap rasisme yang dilakukan oleh AN, menuntut Kepolisian RI agar bertindak tegas dan cepat menangani persoalan ini, dengan memberi hukuman yang setimpal sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku, memberikan tenggang waktu sekitar 2 pekan terhitung dari tanggal pembuatan LP, mengajak seluruh eleman pemuda di Papua Barat agar mengawasi penanganan kasus ini hingga tuntas, dan menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak perprovokasi dan menahan diri, serta mempercayakan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

“Kasus ini tetap akan menjadi atensi kami Polda Papua Barat dan telah dikoordinasikan langsung oleh Dir Krimsus Kombes Pol. Romylus Tamtelahitu, S.Sos, SIK, M.Krim dengan tim cyber Bareskrim POLRI terkait laporan kasus ini. Oleh karena itu, kami mengajak kepada seluruh elemen masyarakat yang ada di Papua Barat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab dan menyerahkan sepnuhnya perkara ini ditangani pihak yang berwajib. Mari kita sama-sama jaga agar Papua Barat tetap kondusif. Biarkan oknum tersebut yang nantinya mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ungkap Kombes Pol Erwindi. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *