Kapolres Iwan Tegaskan Tidak Akan Pandang Bulu Tangani Kasus Pidana

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Kapolres Kaimana, AKBP. Iwan P. Manurung, SIK menegaskan bahwa, pihaknya tidak akan pandang bulu dalam menangani kasus-kasus yang terjadi di Kabupaten Kaimana. Hal ini ditegaskannya ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya di Mapolres Kaimana, Rabu (4/3).

“ Tentunya dalam menyelesaikan kasus-kasus yang terjadi di Kabupaten Kaimana, kami akan selalu mengedepankan kearifan lokal. Kalau memang ada tindak pidana, pasti kita akan menyelesaikan sesuai dengan hukum atau aturan yang berlaku. Olehnya, untuk kasus pidana pastinya kita akan selesaikan itu tanpa pandang bulu,” ungkapnya.

Walaupun demikian, lanjut Kapolres Iwan, tidak selama nya penegakkan hukum menjadi jalan terakhir penyelesaian persoalan.

“ Tentunya saya harus menghargai kearifan lokal. Bagaimanapun juga kearifan lokal disini ada. Kekeluragaan juga ada dan semuanya saling menghargai. Tidak juga toh, penegakkan hukum atau seseorang diproses dan persoalan selesai. Seperti pak kapolda sampaikan bahwa, bagaimana supaya kita mencegah agar kejahatan itu tidak terjadi. Bagaimana caranya, itu sudah menjadi tugas kami dan itu tidak gampang,” ungkapnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa dengan kehadirannya di Kabupaten Kaimana, bisa memberikan rasa aman, damai untuk seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Kaimana.

“ Tujuan utama saya, harkantibmas. Karena bagaimanapun juga, saya mendapatkan amanah dari pak Kapoda bahwa saya harus mengamankan wilayah Kaimana. Apapun caranya agar masyarakat Kaimana merasa aman. Dan tentunya saya tidak bisa bekerja sendiri tetapi dibantu oleh rekan-rekan media, dibantu oleh rekan-rekan di jajaran Polres Kaimana, dan juga dibantu oleh masyarakat. Fokus saya, bagaimana caranya agar Kaimana ini tidak dicap sebagai kota yang tidak aman di Papua Barat,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *