Kabalai BWS Papua Barat Kunker Proyek Revitalisasi Danau Ayamaru

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MAYBRAT,Honaipapua.com, -Guna mengembalikan ke fungsi awal danau Ayamaru, Kementrian PUPR Balai Wilayah Sungai Papua Barat membangun 2 bangunan bendung di danau Ayamaru, kampung Bawi, Situ Distrik Ayamaru Tengah, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat.

“Kita bangun 2 bendung di danau Ayamaru, guna menampung air gunung, memang debit air di danau sekarang ini sudah mulai kering,” jelas Kabalai Wilayah Sungai Papua Barat, Alex Leda, ST kepada wartawan saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) bersama wartawan, Sabtu (12/10).

Sekarang ini, pencapaian progres fisik pekerjaan mencapai 40 persen, sehingga Desember, rampung 70 persen dari 100 persen kontrak. Tahun anggaran 2020, kita akan selesaikan dengan kontrak lanjutan, “ungkap kabalai yang akrab di sapa dengan panggilan Pak Alex.

Lebih lanjut Alex, telah menerima permintaan masyarakat sekitar danau, untuk pengairan tambak. namun permintaan tersebut akan dikordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah daerah.

“Warga sekitar danau ada minta kita untuk pengembangan tambak, karena warga lebih tertarik dengan swadaya memelihara ikan. Memang, itu bukan bidang kita, tapi nanti kita akan menindaklanjutinya ke Bupati,” sembari mengungkapkan dengan keterbatasan anggaran maka pembangunan dilakukan 2 tahap.

”Semoga kedepan masih ada anggaran lanjutan sehingga kita akan lanjutkan pembangunan bendung ini dan dapat berfungsi di tahun 2021. Itu kalau ada anggarannya,” terangnya.

Dirinya berharap dengan pembangunan atau proyek revitalisasi danau ayam maru ini dapat memberikan fungsi awal danau sehingga masyarakat Ayamaru yang mendambakan kejayaan danau Ayamaru dapat terwujud.

“Tetap fungsi utamanya untuk menahan air dan meninggikan air, jadi saat hujan air dari gunung dapat ditampung. Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melakukan Revitalisasi Danau Ayamaru yang terletak di Kampung Bawi Sentuh, Distrik Ayamaru Tengah Kabupaten Maybrat, yakni mempunyai luas kurang lebih 3000 hektare, “jelasnya.

Danau ini merupakan salah satu dari 15 danau kritis di Indonesia yang akan direvitalisasi. Sebelumnya, kondisi Danau Ayamaru mengalami pendangkalan akibat massifnya pertumbuhan eceng gondok, sedimentasi, dan okupasi lahan.

Kementerian PUPR tengah melakukan revitalisasi 15 danau prioritas untuk mengembalikan fungsi alami danau sebagai tampungan air, termasuk Danau Ayamaru.

Lanjutnya, Pekerjaan revitalisasi Danau Ayamaru diKabupaten Maybrat ini, dikerjakan oleh PT. Hegar Daya Sebagai Konsultan Supervisi dan PT. RUM-KELMAN,KSO Sebagai Penyedia Jasa – dan ditargetkan akan selesai pada desember 2019 mendatang.

” Puji Tuhan, kami optimis semuanya bisa selesai dengan waktu yang telah ditentukan, jika tidak ada hambatan atau problem sosial dilapangan,” pungkasnya. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *