Inilah 7 Potensi Kerawanan Jelang Nataru di Kaimana

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Menghadapi perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Polres Kaimana berhasil memetakan 7 potensi kerawanan yang berpotensi terjadi di Kabupaten Kaimana. Hal ini ditegaskan Kapolres Kaimana, AKBP. Iwan P. Manurung, SIK beberapa waktu lalu saat apel gelar pasukan Operasi Lilin Mansinam 2020, Senin (21/12) yang lalu di Mapolres Kaimana.

Salah Satu Foto Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2020

“Berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, ada beberapa prediksi gangguan kantibmas yang harus kita antisipasi di wilayah Kabupaten Kaimana, antara lain; ancaman politik, pesta miras, aksi kriminalitas seperti curat / curas / curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung, balap liar, kemacetan / kecelakaan lalu lintas, dan ancaman bencana alam seperti angin yang sangat kencang yang mengakibatkan laka laut,” ungkapnya.

Untuk itu, Kapolres Iwan juga meminta dan menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Kaimana, agar mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif, serta cara bertindak yang tepat, efektif dan efisien, dalam mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karateristik kerawanan di wilayah Kabupaten Kaimana.

Menurutnya, perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara universal, dirayakan melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata, yang akan meningkatkan aktifitas pada pusat keramaian.

“Oleh karena itu, dari POLRI di seluruh wialayah Indonesia menyelenggarakan Operasi Lilin 2020 yang akan dilaksanakan selama 15 hari, terhitung dari tanggal 21 Desember hingga 04 Januari 2021, dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis, serta penegakkan hukum secara tegas dan professional. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, mencegah penyebaran Covid-19, sehingga masyarsakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Kapolres Iwan juga menegaskan kepada seluruh jajarannya untuk tidak boleh mengganggap pengamanan Natal dan Tahun Baru ini sebagai agenda rutin tahunan biasa, yang akan menjadikan aparat kepolisian cenderung under estimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan di masyarakat.

“Apalagi dimasa pandemi Covid-19 saat ini, kita harus lebih peduli. Jangan sampai kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kaimana. (edo)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *