Gercin Papua Barat Unjuk Rasa Mendukung Otsus Jilid-II

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Selasa, 09 Maret 2021 Pukul 12.10 WIT bertempat di Kantor DPR PB Jl. Brigjend Marinir Abraham O. Aturury Arfai Kabupaten Manokwari Papua Barat telah dilaksanakan Aksi Unjuk Rasa dari kelompok Yang mengatasnamakan Organisasi Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (Gercin) Provinsi Papua Barat dalam rangka untuk mendukung Otsus Jilid – II di Papua.

Selaku Korlap Napoleon Fakdawer (Ketua Garcin PB) dan diikuti sekitar 25 orang itu pada Pukul 10.00 WIT massa mulai berkumpul di Kantor Sekretariat Gercin Papua Barat alamat Anggori Amban Manokwari. Kemudian pada Pukul 11.20 WIT Massa bergerak menuju Kantor DPR PB dengan membawa Bendera Merah Pitih dan menggunakan kendaraan yang di kawal oleh Sat Lantas Polres Manokwari. Dan pada Pukul 12.06 WIT massa tiba di halaman Kantor DPR Papua Barat dan selanjutnya memasang Bendera Merah Putih di taman DPR PB, serta membentangkan Spanduk, dan Famlet atau Spanduk yang bertuliskan Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Rakyat Cinta Indonesia Papua Barat “Otsus berhasil di Papua Barat Dukung dan Lanjutkan Otsus Jilid – II. Kitong Cinta Papua, Ayo bersama lanjutkan Otsus, demi kemajuan dan kesejahteraan kitong semua. Otsus hadir untuk Generasi penerus Papua yang hebat, infrastruktur, pendidikan dan kesejahteraan lebih maju. Kitong dukung Otsus untuk masa depan Papua yang lebih sejahtera, Papua maju Indonesia maju. Kami bangga Otsus membiayai anak – anak Papua di Papua Barat jadi pilot penerbangan. Lanjutkan dukung Otsus Jilid II. NKRI Harga Mati. Melalui Otsus kita bangun tanah Papua yang lebih baik. Melalui dana Otsus kita bangun infrastruktur Papua sejajar dengan Provinsi lainnya di Indonesia. Melalui Otsus kita bangun generasi masa depan Orang Asli Papua. Saatnya kitorang bangun Papua Barat yang lebih baik bersama Otsus
h. Melalui UU Otsus tahun 2001 memberikan ruang bagi hak dan martabat OAP di Papua Barat. Kalau ada yang salah dengan UU Otsus mari kitorang revisi dan boboti bersama too. Pembangunan jalan, jembatan, dan Irigasi melalui dana Otsus semua untuk kitong OAP di Papua. Otonomi khusus di Papua dilanjut. Otsus membangun infrastruktur jalan, jembatan pada daerah terisolir di Papua Barat. Melalui Otsus di Papua Barat pendidikan anak – anak Papua di luar negeri. Melalui Otsus pelayanan kesehatan dibuka sampai ke pelosok daerah tertinggal di Papua Barat. Bersama Otsus kita membangun Papua yang aman dan damai. Otsus memberi kesejahteraan bagi OAP di tanah Papua. Legislatif eksekutif dan Yudikatif kita orang asli Papua mau Otsus di Lanjutkan.

Kemudian pada Pukul 12.10 WIT Korlap melakukan Orasi yang intinya bahwa Hari ini kita laksanakan Orasi dalam rangka untuk mendukung Otsus Jilid – II di Tanah Papua. Bahwa Otsus itu telah berhasil dan Sukses, kalau ada orang yang menyampaikan Otsus itu gagal adalah kelompok yang hanya kepentingan sendiri dan sesaat saja. Kita harus akui berapa ada sekian Ratus anak – anak kita Papua ini yang sudah sekolah di luar negeri, dan itu karena di biayai oleh dana Otsus, dan sekian banyak anak – anak kita yang sekolah afirmasi di Semarang, Jogja di Jakarta semua ini dibiayai oleh Otsus. Kita mau sampaikan kepada dewan yang terhormat kalau diluar sana ada yang mengatakan bahwa Otsus tidak berhasil maka kita sampaikan bahwa Otsus itu sukses dan berhasil dan bukan itu saja kami meminta agar Otsus Jilid – II di Lanjutkan. Ini adalah moment kita, kita melihat dari Otsus ini apa yang kurang kemudian kita ikut merevisi dan memboboti sehingga Otsus ini dalam di jalankan dengan baik. Coba lihat Gubernur, Kapolda, Pangdam semua diberikan ruang dan kesempatan buat kita orang Papua. Kita ingin mengatakan kepada pihak Pemerintah, Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif kita katakan bahwa Otsus hari ini telah berhasil memberikan kesejahteraan dan Otsus harus dilanjutkan untuk kesejahteraan orang asli Papua.

Pukul 12.16 WIT Pembacaan Deklarasi Pernyataan Sikap oleh Korlap bahwa Otonomi Khusus telah berjalan dengan Baik, dan memberikan kesejahteraan bagi Masyarakat Asli Papua Barat. Mendukung Peran Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif di Papua Barat dalam Pelaksanaan Otonomi Khusus. Implementasi Otonomi Khusus di Papua Terus di laksanakan karena memberikan dampak pembangunan yang lebih Baik. Dukung Pelaksanaan Otonomi Khusus Jilid – II, Karena akan memberikan dampak bagi orang asli Papua. Apabila ada kekurangan pada UU Otonomi Khusus maka ada Proses untuk memperbaiki atau merevisi, atau memboboti agar lebih baik pelaksanaanya di Kemudian hari.

Kemudian penyerahan pernyataan sikap dari Korlap kepada Wakil Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat, Dominggus Orbon yang mengatakan bahwa Hari ini kami menerima aspirasi dari teman – teman aspirasi tentang Mendukung Otsus Jilid – II dan keberhasilan Otsus di Papua Barat. Atas nama DPR PB kami menerima aspirasi dan akan kami teruskan aspirasi ini kepada Pimpinan untuk di tindak lanjuti.

Dari pantauan media, pada pukul 12.23 dilakukan foto bersama. Selanjutnya Massa memasang Spanduk dan Famlet di sekitar tembok depan Kantor DPR PB. Setelah itu Korlap bersama dengan perwakilan massa melakukan Audiensi dengan Bapak Dominggus Urbon, di Ruang Fraksi Otsus DPR PB.

Penyampaian Napoleon Fakdawer bahwa Ormas GERCIN adalah salah satu ormas yang diakui secara de facto dan de jure dengan ketua umum DPN Gercin. OAP Hendrik Yance Udam. Gercin merupakan ormas yang menjaga NKRI yang kita cintai, mengawal merah putih di Papua Barat tetap berkibar. Kami datang ke Kantor DPR PB untuk menyampaikan aspirasi Kami terkait dengan otsus jilid II yang mana Kantor DPR merupakan rumah rakyat. Kesungguhan pemerintah pusat melalui otsus memberikan ruang bagi kita semua di Papua Barat maupun Papua, seperti contoh banyak adek² kita yang belajar di berbagai daerah di Indonesia yang menggunakan dana otsus. Banyak sekali contoh keberhasilan otsus di berbagai bidang seperti Mahasiswa OAP yang berkuliah di Luar Negeri, banyak yang bersekolah menjadi pilot, infrastruktur jalan dan bangunan dan banyak lagi yang lain. Kelompok-kelompok yang menolak otsus adalah orang-orang yang tidak memiliki jabatan atau sakit hati karena tidak lagi memiliki kekuasaan. Gercin Papua Barat menyampaikan kepada dewan agar mengundang semua ormas dan kepala suku di Papua Barat untuk melakukan evaluasi/revisi otsus jilid II. Agar dibentuknya sebuah lembaga khusus dibawah pengawasan Presiden untuk mengawal dan mengawasi otsus jilid II. Aspirasi GERCIN dapat disampaikan kepada Ketua DPRD, DPR RI maupun Presiden. Kedepan Agar GERCIN Papua Barat dapat turut serta dalam Rapat dengar pendapat yang dilakukan oleh DPR Papua Barat maupun MRP Papua Barat. Seharusnya penyelewengan dana otsus juga dilakukan tindakan penegakan hukum agar memberikan efek jera bagi pimpinan yang menyelewengkan dana otsus tersebut

Kemudian penyampaian dari Sekertaris Fraksi Otsus mengucapkan terimakasih kepada Gercin telah datang ke Kantor DPR Papua Barat yang telah menyampaikan aspirasinya. Penggunaan dana otsus oleh pemerintah memang ada penyalahgunaan.
Banyak keberhasilan Otsus yang tidak dipublikasikan sehingga masyarakat tidak tau adanya pembangunan menggunakan dana Otsus. Dan Kita semua berkomitmen untuk mengubah perilaku-perilaku lama yang menyalahgunakan dana otsus

Penyampaian dari Barnabas Sedik selaku Anggota DPR PB Fraksi Otsus yang mengatakan bahwa dirinya menjadi anggota DPR sebelum adanya dana Otsus. Banyak penyalahgunaan dana otsus yang terjadi di Papua Barat khususnya. Kesalahan penyalahgunaan dana otsus pada regulasi pemerintah. Fakta hari ini hanya beberapa orang yang menikmati Otsus dan Kesalahan terletak pada orang yang “memanage” anggaran. Saya harap dana otsus tahun 2022 ini harus dipisahkan antara APBD dan Otsus, agar masyarakat tau besaran dana otsus yang ada di Papua Barat.

Sama halnya dengan Dominggus Urbon yang menambahkan permohonan maaf karena Fraksi Otsus hanya ada tiga orang yang hari ini menerima rombongan Gercin Papua Barat di Kantor DPR Papua Barat. Kata Urbon bahwa, Otsus merupakan anugerah Tuhan untuk membangun rasa nasionalisme OAP di dalam NKRI. Otsus mengajar kita OAP untuk berdemokrasi. Kursi otsus ada 11 orang namun yang hadir hanya 3 orang saja membuat kami semua malu karena telah diangkat oleh otsus namun tidak mau mengurus otsus. Otsus ada untuk membangun Sumber Daya Manusia yang lebih maju dan berkembang. Otsus ada untuk mengenal hukum, Otsus ada banyak sekali manfaatnya bagi OAP. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *