DPRD Kaimana Berharap, Pengelolaan Air Bersih untuk Masyarakat Lebih Optimal

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Sampai dengan saat ini, persoalan air bersih masih menjadi PR berat yang harus diselesaikan oleh pemerintah daerah Kabupaten Kaimana. Pasalnya, dari waktu ke waktu, masyarakat terus menerus mengeluhkan soal pengelolaan air bersih. Sebagian besar masyarakat Kaimana, masih terus mengandalkan air sumur dan juga air hujan. Oleh karena itu, DPRD Kaimana akan mendorong agar pengelolaan air bersih untuk masyarakat di Kabupaten Kaimana, dapat lebih optimal. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Kaimana, Irsan Lie, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya belum lama ini.

Menurutnya, air bersih ini merupakan salah satu kebutuhan mendasar masyarakat. Tanpa air bersih, masyarakat akan kesulitan untuk beraktifitas.

“ Khusus untuk pengelolaan air bersih di Kabupaten Kaimana, kalau kita lihat, memang masih belum optimal. Padahal air bersih ini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Olehnya, kami DPRD Kaimana akan berupaya untuk terus mendorong pemerintah daerah Kabupaten Kaimana, terutama dinas terkait, agar bisa mengoptimalkan pengelolaan air bersih untuk masyarakat,” ujarnya.

Lanjut Lie, pengelolaan air bersih saat ini di Kabupaten Kaimana, harus dilakukan dengan optimal.

“ Kalau kami lihat selama ini, pengelolaan air bersih kita di Kaimana, masih jauh dari harapan. Artinya ada kegiatan untuk itu, tetapi masih dilakukan dengan setengah-setengah. Ini penilaian kami yang objektif dan sesuai dengan fakta yang terjadi selama ini. Sehingga kalu bisa program pengelolaan air bersih ini dari tahun ke tahun harus bisa memberikan dampak kepada masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, salah satu anggota Komisi C DPRD Kaimana, Arsyad Laway menilai bahwa pengelolaan air bersih di Kaimana yakni yang dikelolah oleh PDAM Kaimana masih jauh dari harapan. “Kalau kita lihat khususnya di PDAM Kaimana, pengelolaan air bersih untuk masyarakat masih belum bagus. Karena banyak masyarakat terutama masyarakat yang bermukim di wilayah kota ini, mereka terus mengeluhkan soal pelayanan air bersih dari PDAM kita,” ungkapnya.

Anggota Komisi C DPRD Kaimana, Arsyad Laway

Menurut Laway, untuk bisa mengoptimalkan pengelolaan air bersih tersebut, maka ada baiknya di kelolah oleh BUMD. “Saya pikir begitu. Selama ini kan masyarakat terus berjeluh kesah soal pelayanan air bersih di Kaimana khususnya wilayah kota. Kalau pengelolaan air bersih dari kali Sukun ini, di serahkan ke BUMD saya pikir, pengelolaannya jauh lebih bagus, karena akan terkoordinir dengan baik. Sehingga masyarakat bisa puas dengan pelayanan air bersih masyarakat,” tuturnya.

Laway juga menambahkan bahwa, perlu dilakukan survey terkait dengan sumber air baku, karena salah satu sumber air baku yang selama ini dinikmati oleh masyarakat, sudah semakin berkurang debitnya. “Kita lihat saja bahwa, disekitar mata air ini kan sekarang semakin banyak pembangunan rumah warga. Ini juga akan memberikan dampak bagi berkurangnya debit air kita. Sehingga tidak menutup kemungkinan beberapa tahun yang akan datang, sumber air ini sudah tidak cukup lagi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Olehnya, perlu dipikirkan bagaimana caranya agar lima atau sepuluh tahun mendatang, kita tidak kesulitan mendapatkan air bersih,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *