DPRD Himbau Masyarakat untuk Tidak Terprovokasi

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana, Honaipapua.com- Pasca aksi pengeboman yang dilakukan oleh teroris di tiga Gereja yang ada di kota Surabaya beberapa hari yang lalu,  ketua DPRD Kabupaten Kaimana Frans Amerbay, SE meminta kepada seluruh masyarakat Kaimana untuk tidak mudah terprovokasi dengan insiden tersebut.

Menurut Frans, didalam ruangan sidang kantor DPRD Kabupaten Kaimana, bahwa saat ini, semua pihak yang ada di kabupaten Kaimana, harus bisa mulai mengambil langkah untuk memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat Kaimana.

” Kemarin kita dihebohkan dengan adanya informasi terkait pengeboman yang ada di Surabaya. Ini tentu menarik perhatian kita semua, tetapi kita tidak usah terlalu menanggapi hal tersebut dengan emosi, karena sangat mendekatkan kita dengan perpecahan. Kaimana yang sudah dari dulu dikenal dengan daerah teraman di Selatan Papua ini, harus terus kita jaga, “tuturnya.

Selain itu, Frans juga meminta kepada aparat kepolisian untuk bisa meningkatkan kesiap siagaan pasca terjadi pengeboman di Surabaya tersebut. Ini yang perlu kita antisipasi. Kita memang sangat mengharapkan agar hal-hal seperti ini tidak terjadi di Kaimana.

” Kita semua termasuk seluruh masyarakat Kaimana, harus bisa membentengi diri dengan hal-hal seperti itu, karena pasti ada oknum-oknum yang mencoba masuk di Kaimana, “pintanya.

” Sehingga kami juga berharap kepada aparat kepolisian untuk terus meningkatkan pengawasan, terutama ditempat-tempat strategis yang menjadi pintu masuk ke Kaimana, seperti bandara, pelabuhan, maupun tempat-tempat keramaian yang ada di kabupaten Kaimana, “imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kaimana, Ismail Sirfefa, S.Sos, MH juga meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk saling menguatkan satu sama lain, dan bisa memberikan himbauan-himbauan kepada seluruh masyarakat Kaimana.

” Saya secara pribadi mengutuk perbuatan seperti itu, karena semua agama di Indonesia ini tidak mengajarkan dan membenarkan hal tersebut, “tegasnya.

Mewakili Bupati kabupaten Kaimana, selaku wakil Rakyat menghimbau kepada seluruh masyarakat yang berada didalam Kota Kaimana dan sekitarnya, untuk tidak terprovokasi dengan kejadian tersebut, sehingga Kaimana yang sudah dari dulu aman ini, jangan sampai dikotori dengan hal-hal yang tidak kita inginkan bersama.

Bahkan menurutnya, Agama keluarga yang sudah ada sejak jaman nenek moyang masyarakat asli Kaimana, merupakan salah satu tradisi yang harus terus dibina dan dipupuk, sehingga bisa terus tercipta dengan baik.

” Agama keluarga yang kita kenal maupun orang luar Kaimana kenal itu, harus terus kita jaga. Satu keluarga ada anggota keluarga yang beragam Kristen, ada yang Katolik dan ada yang Islam itu, jangan sampai hilang, hanya karena ada pengaruh-pengaruh dari luar. Mereka hidup berdampingan dengan baik, saling menghormati, saling menghargai, “tambahnya. (edo)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *