DPD Golkar Kaimana ‘Kami Tidak Mencari Panglima Perang, Tapi Pemimpin Daerah’

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Pendaftaran calon kepala daerah untuk DPD Partai Golkar Kabupaten Kaimana sudah resmi ditutup tanggal 18 Januari yang lalu.

Dari seluruh pendaftar, DPD Partai Golkar akan memutuskan nantinya untuk mengusulkan empat nama yang bakal diusung oleh Partai Golkar.

Sekretaris Umum DPD Partai Golkar Kabupaten Kaimana, Martinus Pattiata

Hal ini dijelaskan oleh Sekretaris Umum DPD Partai Golkar Kabupaten Kaimana, Martinus Pattiata, saat dikonfirmasi di Kaimana belum lama ini.

Menurutnya, partai Golkar sedang mencari sosok atau figure pemimpin yang bisa menata Kaimana menjadi lebih baik di lima tahun yang akan datang.

“Perlu diketahui bersama bawha pendaftarannya sudah selesai, dan tim akan mengusulkan empat nama terpilih ke DPD Golkar Provinsi Papua Barat. Sampai saat ini masih dalam tahapan verifikasi dan nantinya akan muncul empat nama yang siap untuk diusung Golkar pada pilkada 2020 ini,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagai partai besar yang juga mendapatkan empat kursi pada pileg 2019 yang lalu, maka Golkar secara berjenjang dari pusat hingga daerah, hanya mengusung calon yang dinilai ‘mampu’ dan pantas menjadi pemimpin daerah.

“ Golkar tidak mencari panglima perang. Golkar hanya mencari sosok pemimpin daerah yang bisa bersama-sama dengan Golkar untuk memajukan pembangunan di Kabupaten Kaimana,” ungkapnya.

Lanjut dia, dalam waktu dekat, pasti sudah bermunculan siapa-siapa saja yang pasti maju dan tidak. Segala praktek politik pasti akan dilakukan oleh calon manapun. Namun dirinya berharap agar tidak terjadi aktifitas politik yang menyusahkan orang lain, ataupun pihak lain.

“ Belajar dari pengalaman kita di Kaimana dan juga di daerah-daerah lain, bahwa ketika pilkada, masyarakat seperti di pisah-pisahkan karena kepentingan. Tapi untuk pilkada kali ini, saya harap tidak lagi terjadi seperti itu. Pilkada ini kan kita mencari pemimpin untuk Kaimana lima tahun ke depan. Sehingga siapa saja calon yang akan maju, harus memberikan edukasi politik yang baik kepada masyarakat ataupun pendukungnya. Golkar sangat tidak setuju dengan money politik, black campaign atau upaya menjatuhkan lawan dengan cara-cara yang tidak sehat. Ini yang kami harapkan, sehingga ketika nantinya pemimpin daerah sudah terpilih, semua pihak bisa menerima itu, dan mulai merangkul kembali untuk bersama-sama membangun Kaimana lima tahun yang akan datang,” ujarnya.

Dirinya juga berharap agar ada pembelajaran politik yang baik dan benar yang disampaikan ke masyarakat.

“ Tugasnya kita partai politik adalah memberikan pelajaran politik yang baik kepada masyarakat. Sehingga kami mengajak kepada seluruh partai politik yang ada di Kabupaten Kaimana untuk ikut mendukung dan menciptakan situasi kondisi yang aman di Kaimana selama pelalksanaan tahapan pilkada. Kaimana ini adalah rumah besar bagi kita semua, dan kita semua wajib menjaga marwah Kabupaten Kaimana yang sudah dinilai sangat damai se-Provinsi Papua Barat. Ini yang harus kita jaga bersama. Mari kita sukseskan pemilihan kepala daerah ini dengan tidak melakukan hal-hal negative yang bisa merusak citra dan harkat martabat orang Kaimana,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *