Dishut PB Kantor Cabang Wilayah IV Kaimana Beri Penguatan Kepada KTH

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Sejak tahun 2018 yang lalu, Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat melalui kantor cabang wilayah IV Kaimana telah membentuk enam Kelompok Tani Hutan (KTH) di Kabupaten Kaimana.

Tiga diantaranya sudah dibentuk tahun 2018 dan untuk tahun 2019 ini, Kantor Cabang Wilayah IV Kaimana juga membentuk tiga KTH lagi.

Kegiatan yang diselenggarakan di ruang rapat Kantor Cabang Dinas Kehutanan Wilayah IV Kaimana, Selasa (11/12) dihadiri sekitar 30 peserta. Masing-masing kelompom tani yang baru terbentuk untuk tahun 2019 ini diwakili ioleh 10 orang.

F.I.Lawalatta, Kepala Kantor Cabang Wilayah IV Kaimana, Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, mengatakan bahwa, kegiatan penguatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi anggota kelompok tani hutan, agar kelompok yang sudah terbentuk ini bisa mandiri dan dapat berhasil dalam memanfaatkan hutan yang ada di sekitarnya.

“ Kelompok tani ini merupakan kelembagaan ditingkat petani yang dibentuk untuk secara langsung mengorganisir para petani dalam berusahatani. Pembentukan kelompok tani hutan (KTH) dan juga penguatan yang diberikan ini berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hiduo dan Kehutanan RI Nomor:P.89/MENLHK/SETJEN/KUM.1/8/2018. Artinya kelompok tani hutan atau yang dinamakan KTH ini adalah kumpulan petani warga Negara Indonesia yang mengelolah usaha di bidang kehutanan di dalam dan di luar kawasan hutan,” ungkapnya.

Lawalatta juga menjelaskan bahwa kegiatan dibidangn kehutanan kaitannya dengan KTH ini diantaranya, hutan tanaman rakyat, hutan kemasyarakatan, hutan rakyat, pembibitan tanaman kehutanan, penanaman, pemeliharaan dan penanaman tanaman kehutanan, agroforestry, pemanfaatan jasa lingkungan, pemanfaatan kawasan hutan, pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar, pemungutan hasil hutan kayu, pemanfaatan hutan bakau atau hutan pantai, konservasi tanah dan air, rehabilitasi dan reklamasi hutan dan perlindungan serta konservasi alam.

“Jadi untuk pembentukkan KTH ini atas prakarsa pelaku utama diawali dengan pertemuan pembuatan kesepakatan bersama. Pembentukan KTH ini juga atas prakarsa penyluh kehutanan diawali dengan pertemuan musyawarah mufakat yang dihadiri oleh pelaku utama, aparat desa, tokoh masyarakat atau tokoh adat / agama, untuk identifikasi potensi yang dapat dikembangkan,” ungkapnya.

Sementara itu, tiga KTH yang baru terbentuk hari ini adalah KTH Kampung Tanggaromi, KTH Kampung Nanggaromi dan KTH kampung Sawatawera.

“Jadi untuk kelompok tani hutan ini dapat dikategoirkan tiga jenjang yaitu jenjang pemula yaitu KTH yang baru terbentuk, jenjang madya yaitu KTH yang sudah mulai bekerja dan jenjang utama, yaitu, KTH yang sudah bisa mandiri. KTH ini memang sangat penting dalam peningkatan kesejahteraan dan pengelolaan hutan yang lestari. Kelompok Tani Hutan yang tumbuh dan berkembang bedasarkan kebersamaan, keserasian, kesamaan dan kepentingan dalam memanfaatkan sumber daya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kelestarian,” pungkasnya.

Sementara itu, pembentukkan Kelompok Tani Hutan (KTH) di Kabupaten Kaimana direncanakan akan dilanjutkan tiap tahun. Menurut Lawalatta, karena setiap tahun sejak tahun 2018 yang lalu sudah terbentuk tiga kelompok, maka tidak menutup kemungkinan setiap tahun kedepannya, akan dibentuk lagi sebanyak tiga kelompok.

“ Program ini tentunya akan sangat berdampak bagi masyarakat, jika masyarakat sebagai pelaku utama bisa terus proaktif dan juga secara bersama-sama dapat bekerja bersama,” ungkapnya.

Selain itu, kegiatan pembentukkan KTH dan penguatan KTH ini diakhiri dengan penyerahan bantuan modal atau dana stimulan untuk tiga KTH baru, cangkul, sekop, bibit tanaman sayur dan juga bibit tanaman kehutanan.

“ Harapan kami agar KTH yang sudah terbentuk ini sudah bisa mulai bekerja, sehingga dalam beberapa tahun yang akan datang, mereka sudah bisa mandiri dan tingkat kesejahteraan mereka bisa ditingkatkan. Semua ini dapat terwujud apabila seluruh KTH yang sudah terbentuk ini tetap komitmen dengan tujuan awal mereka,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *